Sabtu , 17 November 2018
Home / Kesehatan / Studi: Orang Cenderung Stres Ketika ‘Terpisah’ dari Ponsel

Studi: Orang Cenderung Stres Ketika ‘Terpisah’ dari Ponsel

Fakta teknologi memberikan banyak kemudahan bagi kehidupan manusia memang tak bisa disangkal. Namun di lain sisi, inovasi di bidang teknologi rupanya dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik kita.

Sebuah studi terkini menyoroti efek negatif penggunaan ponsel terhadap hubungan sosial, pendidikan, dan kesehatan seseorang.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa tiga dari empat orang dewasa cenderung menunjukkan gejala seperti gelisah dan stres ketika tak memegang ponsel mereka.

Ya, saking ketergantungannya dengan ponsel, beberapa orang cenderung merasa kehilangan ketika tak membawa ponsel mereka.

“Hasil penelitian kami menemukan adanya ikatan antara manusia dengan ponsel mereka. Ketika berpisah, dalam artian hilang atau lupa membawa ponsel, seseorang cenderung menunjukkan gejala stres dan gelisah,” ujar peneliti dari Hungaria Academy of Sciences dan Eotvos Lorand University di Hungaria.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan percobaan terhadap 87 pengguna ponsel pintar berusia 18-26 tahun di Budapest. Setiap peserta diuji dengan memisahkan mereka dari ponsel.

Ada yang ponselnya diletakkan di lemari, ada pula yang diberikan ponsel pengganti yang berbeda dengan milik mereka. Peneliti juga mengukur pola detak jantung peserta untuk menilai tingkat stres yang dirasakan mereka.

Hasil analisis menunjukkan, bahwa peserta yang terpisah dari ponsel mereka lebih mungkin untuk mengalami detak jantung sangat cepat. Ini dapat disimpulkan, peserta mengalami kegelisahan dan stres saat tidak memegang ponsel.

Menariknya, peserta yang diberikan ponsel pengganti tampaknya lebih tenang, meski ponselnya disembunyikan.

Peneliti menilai, hal ini terjadi karena ponsel begitu berarti bagi banyak orang. Rasa ketergantungan pada ponsel membuat sebagian orang tak bisa jauh dari ponsel.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Berkaki Kurus, Waspadai Diincar Penyakit Ini

Kondisi kaki yang kurus bisa jadi tanda yang menunjukkan Anda mengidap gangguan metabolik. Sebuah studi …

Sering Ngopi? Yuk, Coba Kopi Hijau Kaya Khasiat

Tidak bisa memulai hari tanpa secangkir kopi, tapi terlalu khawatir dengan asupan kafein dan asupan …

Kurang Tidur, Waspada Diabetes Menghantui

Apakah Anda kekurangan tidur di malam hari? Hati-hati, Anda lebih cenderung kelebihan berat badan, dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *