Kamis , 25 Februari 2021
Home / Sumenep / SELAMA DITUTUP SEMENTARA, PT TANJUNG ODI AKAN FOKUS LAKUKAN TES SWAB KARYAWAN

SELAMA DITUTUP SEMENTARA, PT TANJUNG ODI AKAN FOKUS LAKUKAN TES SWAB KARYAWAN

Sumenep-, Pasca ditutup sementara karena teradapat karyawan reaktif berdasarkan hasil rapid test, PT. Tanjung Odi akan fokus lakukan test swab kepada para karyawan.

Seperti diketahui, penghentian sementara aktivitas produksi PT Tanjung Odi, diputuskan Bupati bersama Forkopimda setempat. Keputusan diambil setelah Satgas Covid-19 melakukan ‘tracing’ terhadap karyawan PT Tanjung Odi yang sedang diistirahatkan karena alasan kesehatan. Dari sampel 20 orang yang dilakukan tes swab, menurut Tim Satgas, sembilan orang terkonfirmasi positif terpapar corona. Penghetian sementara tersebut terhitung sejak Selasa (23/06) kemarin hingga 14 hari ke depan.

dr. A. Hamid Nawawi, Ketua Pelaksana Wadah Sehat Kabupaten Sumenep yang merupakan mitra PT. Tanjung odi, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan seluruh karyawan PT. Tanjung Odi mengungkapkan, PT. Tanjung Odi akan segera melakukan Swab Test terhadap para karyawan. Hal tersebut sebagai wujud kesungguhan perusahaan dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19

“Sesuai arahan dari Bapak Bupati, kami akan melakukan tes swab kepada para karyawan. Tes dengan mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) ini akan di prioritaskan pada 160 karyawan yang sebelumnya telah mengikuti rapid tes dan hasilnya reaktif,” Katanya.

Terpisah, PJS. Kepala Seksi Personalia dan General Affair PT. Tanjung Odi, Ricky Cahyo menjelaskan, Keputusan mengistirahatkan karyawan dengan alasan kesehatan, telah dilakukan perusahaan pasca libur lebaran. Selain itu, rapid test juga telah dilakukan terhadap karyawan, dua hari menjelang pabrik berproduksi kembali, yakni pada 3 – 4 Juni.

“Perusahaan telah melakukan rapid test terhadap 1900-an karyawan, itu tentunya sesuai surat Bupati yang disampaikan ke Perusahaan menjelang lebaran kemarin. Bagi karyawan yang hasil rapid tesnya reaktif, dilarang masuk ke area pabrik dan diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, selain itu perusahaan juga memberikan fasilitasi karyawan dengan layanan kesehatan,” Jelasnya.

Lanjut Ricky, sejak adanya pandemi Covid 19, Perusahaan PT. Tanjung Odi telah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah dan Satgas Covid-19. Diantaranya yakni, melakukan skrining awal setiap pekerja memasuki area pabrik, mewajibkan pekerja untuk selalu cuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker, memberikan vitamin kepada pekerja, membatasi penggunaan fasilitas umum, serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh area pabrik.(Ris/red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *