Senin , 1 Maret 2021
Home / Sumenep / Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan Sumenep Gelar Aksi ke Kantor Pemkab Sumenep

Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan Sumenep Gelar Aksi ke Kantor Pemkab Sumenep

Sumenep-, Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Kantor DPRD Sumenep, Senin, 25 November 2019.

Puluhan Mahasiswa yang tergabung FORMAKA (Forum Mahasiswa Kangean), HIMPAS (Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep) serta FPR (Forum Pemuda Raas) tersebut menilai pemerintah tidak maksimal memberikan pelayanan transportasi laut. Mereka juga meminta pada tahun 2020 mendatang Pemerintah Kabupaten Sumenep, membeli kapal baru, karena dua armada milik Pemerintah setempat yang ada saat ini sudah tidak cukup memenuhi kebutuhan transportasi laut warga kepulauan yang cenderung meningkat.

Menurut Kordinator Aksi, Abdul, mengatakan, saat ini pihaknya menuntut agar pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Sumenep membeli kapal baru, karena menurut mereka, transportasi laut di Kabupaten Sumenep menuai banyak persoalan, seperti bercampurnya antara manusia dengan barang, serta muatan kapal yang tidak sesuai dengan kapasitas.

“kami menuntut Pemkab Sumenep untuk memprioritaskan dan mengadakan pengadaan kapal baru pada tahun 2020, karena dapat kita ketahui bersama, soal transportasi laut di Kabupaten Sumenep ini sudah menjadi hal yang tidak bisa ditutup – tutupi lagi bahwa banyak kita temukan beberapa persoalan, baik itu bercampurnya manusia dengan barang serta kapal yang tidak sesuai kapasitas, hal tersebut yang kemudian kami berfikir soal bagaimana solusinya, bagaimana alternatifnya, maka alternatifnya cuma satu yakni dengan membeli kapal baru untuk pelayanan Kepulauan Sumenep”, Katanya.

Para Mahasiswa juga menilai, dua kapal yang dimiliki PT. Sumenep selama ini belum maksimal dalam memberikan pelayanan, mulai dari manusia yang bercampur dengan barang, hingga muatan penumpang yang selalu melebihi kapasitas menjadi persoalan, sehingga para mahasiswa menuntut untuk membeli kapal baru.

“selama ini pelayanan kapal yang dimiliki PT. Sumekar sangat tidak maksimal karena antara manusia dan barang masih bercampur, kemudian penumpang yang selalu diluar kapasitas, oleh karena itulah persoalannya, kenapa kami menuntut Pemkab untuk membeli kapal baru di tahun 2020 mendatang, karena semakin hari aktivitas masyarakat Kepulauan semakin meningkat dengan banyaknya kebutuhan masyarakat Kepulauan, dua kapal ini saya rasa tidak cukup”, Jelasnya.

Namun para mahasiswa mengaku sangat kecewa, karena aksinya tersebut tidak ditemui oleh Bupati, ataupun Wakil Bupati Sumenep, bahkan mereka merasa dikucilkan karena aksi para mahasiswa hanya ditemui oleh Asisten Pemerintah Kabupaten Sumenep, mereka akan datang kembali dengan jumlah massa aksi yang sangat besar, mereka juga akan menyampaikan kekecewaan tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep.(SAM)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *