Minggu , 1 Agustus 2021
Home / Nasional / Saat Jokowi-Muhaimin Debat Soal PKB ‘Dinomorduakan’

Saat Jokowi-Muhaimin Debat Soal PKB ‘Dinomorduakan’

Muhaimin merasa posisi PKB tidak sama dengan PDIP.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, terlibat debat kecil dengan Presiden Jokowi. Ceritanya saat Muhaimin menjelaskan soal partainya yang dinomorduakan oleh Jokowi.

“Yang kemarin itu yang saya omongkan adalah gini. Kalau mau efektif peran PKB, kiai harus kerja lebih banyak lagi supaya kursinya banyak. Kalau kursinya banyak pasti didenger Presiden lebih banyak. Kalau kursinya dikit, ya PDIP dulu dibanding PKB,” kata Muhaimin, usai makan siang di beranda belakang Istana Merdeka, Selasa, 29 November 2016.

Jokowi, yang duduk di sebelah mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden SBY, itu langsung bereaksi. Ia membantah omongan Muhaimin itu.

“Enggak (dinomorduakan), semuanya sama. Pasti dicatat dulu. Semua partai dicatat, kalau nggak dicatat, lupa. Dicatat semua. Pelaksanaannya tentu saja kan ada kalkulasi,” kata Jokowi menjawab kritikan Muhaimin.

Atas jawaban Jokowi, Muhaimin kembali memberikan penjelasan. Dia menuturkan bahwa PKB saat ini tengah melakukan pertemuan dengan para kiai dan ulama. Dalam forum itu, mereka memberikan saran pada Muhaimin.

“Gini Pak Jokowi, kemarin ada saran dari kiai. Kalau mau didengar seperti PDIP, kursinya PKB harus diperbanyak,” kata Muhaimin.

Sebelumnya, dalam acara Halaqah Ulama Rakyat yang mengambil tema “Tabayyun Konstitusi” di Hotel Best Western, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 28 November 2016, Muhaimin menyinggung masalah tersebut.

“Saya bilang ke Hanif (Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri) sekarang dalam koalisi pemerintah (PKB) nomor dua. Usulan kita ke Presiden tidak seefektif PDI Perjuangan. PDI Perjuangan langsung dilaksanakan, kalau PKB dicatat dulu baru dilaksanakan,” singgung Muhaimin.http://(viva.co.id)

 

About focus

Lihat Juga

JALIN KEBERSAMAAN, PT GARAM GELAR SILATURAHMI VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

www.focusmadura.com-, Bulan Ramadhan kali ini berbeda dengan bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Begitu pula acara Halal Bi …

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *