Rabu , 16 Juni 2021
Home / Sumenep / S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

focusmadura.com—suasana malam cafe remang-remang di Jl. Hp Kusuma Sumenep

Masih Banyak Cafe Remang-remang Berpoerasi Melewati Batas

Keresahan warga Kabupaten Sumenep atas beroperasi nya dua rumah makan yang beralih menjadi cafe remang-remang, yang beroperasi di Jl. Hp Kusuma Pasar Sore, dan beroperasi di Jl. Kalianget Desa Kertasada, ternyata ditanggapi oleh Bupati Sumenep dengan mengirimkan surat edaran kepada pemilik Cafe-cafe tersebut, namun fakta dilapangan cafe-cafe tersebut masih beroperasi seperti biasa..

Menurut kepala satuan Pol-PP Kabupaten Sumenep,Imam Fajar, bahwa memang benar dua cafe ilegal tersebut masih ‘ Bandel ‘ karena jam tutup yang diberikan oleh Bupati Sumenep melalui surat edaran nya tidak diindahkan.

focusmadura.com-Miras yang disita polisi dari dalam cafe ilegal di sumenep

Imam Fajar juga menjelaskan bahwa benar adanya status izin kedua cafe ini adalah izin rumah makan, dimana kondisi rumah makan yang seharusnya berada dalam kondisi terbuka, dan terang-benderang, serta memiliki jam tutup yang pasti, bukan seperti ini caranya, tegas Imam Fajar.

Selain itu pihak satuan polisi pamong praja Kabupaten Sumenep memastikan bahwa kedua cafe tersebut sudah menerima surat edaran Bupati Sumenep, namun tidak di indahkan, maka pihaknya mengaku akan menutup secara permanen dua café ilegal tersebut dalam waktu dekat ini.

Sementara itu menurut Syaiful Rahman, warga Sumenep, atas sikap yang diambil oeh pemerintah Kabupaten Sumenep, dirinya berharap agar jangan seperti ‘ Gertak Sambal ‘ saja, karena keberadaan cafe ilegal di tengah masyarakat yang religius seperti di Kabupaten Sumenep ini, dipastikan sangat meresahkan masyarakat.

” Pak Bupati Sumenep jangan hanya ‘ Gertak Sambal ‘ saja ya “, pungkas Syaiful.

Seperti diketahui, di kedua café tersebut sering membuat keresahan warga Sumenep dan sekitarnya, karena sering membuat kegaduhan baik dari segi bunyian musik yang keluar dari dalam café ilegal ini, meupun kegaduhan yang ditimbulkan dari perkelahian antar pengunjung.

Pada beberapa waktu yang lalu, pihak kepolisian resort sumenep pun, menggeledah kedua café ilegal ini, dan berhasil mengamankan 51 pengunjung laki-laki, dan 11 pengunjung wanita, yang dalam kondisi berbau alkohol, selain itu pada waktu itu pihak kepolisian juga menyita beberapa minuman beralkohol dari dalam café tersebut.(ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *