Sabtu , 29 Februari 2020
Home / Kepulauan / Ratusan Warga Kepulauan GiliRaja Kepung Kantor Bupati

Ratusan Warga Kepulauan GiliRaja Kepung Kantor Bupati

focusmadura.com-warga kepulauan kepung dan demo di kantor bupati sumenep

Aksi Demo Pemuda Gili Raja Tagih Janji Bupati Sumenep, soal PLTD

Sumenep-Aksi demo Komisi Pemuda dan Masyarakat untuk keadilan (Kompak) Giliraja tagih janji Bupati Kabupaten Sumenep Abuya Busyro Karim terkait program PLTD yang tak kunjung tuntas sajak tahun 2014 lalu, hingga saat ini.

Dedes Saputro selaku koordinator aksi dalam orasinya aksi demonstrasi kali ini, menagih janji Bupati Busyro karim, terkait pembangunan PLTD di Giliraja di tahun 2016 ini harus tuntas.

“ Hingga kapan kondisi gelap gulita kami alami seperti ini,”, cetus Dedes. Kamis (14/04/2016)

Program PLTD di Giliraja terhitung sejak tahun 2014 sampai saat ini 2016 ini, jauh dari harapan, dan menuding Pemkab tidak serius dalam melaksanakan PLTD di Giliraja

” anggaran yang dikucurkan untuk PLTD Giliraja selama 3 tahun berturut turut (2014-2016) sangat minim,”terangnya

Ia juga membeberkan berdasarkan data publik tahun 2014 Rp 1,6 Milyar, tahun 2015 Rp 1,6 Milyar dan tahun 2016 di anggarkan 600 juta, jika diakumulasikan hanya 3,8 Milyar.

“Tiang listrik saat ini sudah banyak yang roboh, di pasang asal asalan tanpa ijin pemilik tanah, proyek tisldak matang dan di klami program multiyears oleh bupati,” teriaknya

Berdasarkan fakta fakta tersebut ia  meminta Pemkab dan DPRD Sumenep untuk serius mengambil kebijakan dalam percepatan proyek PLTD Giliraja.

“Pemkab dan DPRD harus menyetujui anggaran Rp 10 Milyar dari APBD tahun 2017 untuk percepatan PLTD Giliraja kecamatan Giligenting,” terangnya

Dedes Saputro mendesak Pemkab dan DPRD segera mengajukan permohonan anggaran kepada Pemprov Jatim dan kementrian ESDM untuk memenuhi kebutuhan PLTD Giliraja.

Selain itu ia menambahkan Pemkab dan DPRD harus meminta PT Santos yang beroperasi di perairan Giliraja membantu percepatan program PLTD.

“Pemkab harus memberikan laporan tertulis pelaksanaan proyek PLTD sejak tahun 2014 hingga 2016. Pemkab dan DPRD harus turun ke Giliraja,” terangnya

Karena kecewa tidak ditemui Bupati Sumenep, akhirnya massa demo bergeser ke kantor DPRD Sumenep, guna meyampaikan aspirasi mereka.(sym/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Nia Kurnia Fauzi Raih Juara 1 Tokoh Perempuan Inspiratif Madura Award 2019

Sumenep-, Menjadi favorit pembaca Jawa Pos Radar Madura, Nia Kurnia Fauzi, Anggota komisi 4 DPRD …

Sebuah Swalayan di Sumenep Terbakar

Sumenep-, Kebakaran terjadi di salah satu swalayan di Kabupaten Sumenep,  Madura, Jawa Timur, Kamis, 28 …

Kadin Sumenep Gelar Musyawarah Kuatkan Komitmen

Sumenep : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumenep periode 2019-2024 menggelar Musyawarah Kabupaten bertempat di …

Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan Sumenep Gelar Aksi ke Kantor Pemkab Sumenep

Sumenep-, Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi di …

(VIDEO) Serunya HKN KE-55, Kampanye GERMAS DINKES Sumenep

Rangkaian HKN ke-55, Dinkes Sumenep Gelar Kampanye Hidup Sehat Sumenep-, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan …

HUT Ke-6, KFI Wilayah Sumenep Gelar Hunting Bareng

Sumenep-, Dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) ke 6 Tahun, komunitas Fotografi Indonesia, wilayah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *