Rabu , 4 Agustus 2021
Home / Hukum / Polemik Tender Proyek Pembangunan RSUD Moh Anwar Berlanjut Ke Ranah Kepolisian

Polemik Tender Proyek Pembangunan RSUD Moh Anwar Berlanjut Ke Ranah Kepolisian

focusmadura.com-doc

Aktivis Nirwana Tuding LPSE Kabupaten Sumenep Masuk Angin

Indikasi ‘ Main Mata ‘ dalam  proses tender pembangunan gedung baru RSUD Moh. Anwar Sumenep, semakin mencuat, terbukti salah satu aktivis anti korupsi Nirwana, melaporkan konspirasi proyek Milyaran ini ke Kepolisian Daerah Jawa Timur. Hal tersebut tertuang dalam laporan yang dikirim pada tanggal 23 Mei 2016 lalu, dengan dugaan praktek KKN yang terstruktur dan berjamaah.

Menurut data yang dimiliki oleh LSM Nirwana Terbukti dari pengumuman pelelangan melalui website LPSE serta Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) Nomor 602/940248/P7.06/435.023/2016 tertanggal 04 Mei 2016, panitia menetakan PT Trisna Karya sebagai calon pemenang (urutan penawaran ke-4, red.) dengan harga penawaran Rp 14.651.374.000,-. Sementara, PT Trisna Karya merupakan kontraktor yang tidak profesional dalam mengerjakan setiap proyek. Selain di blacklist oleh LKPP Pusat, ia juga memiliki tanggungan kepada pihak asuransi. Semakin tak teruji ketika kontraktor itu membuat pembangunan pasar anom tak kunjung selesai, tegas Darmendra Tarigan, aktivis Nirwana

Darmendra Tarigan, aktivis Nirwana, melaporkan praktek KKN ke Mapolda menyajikan data yang rinci terkait dengan konspirasi yang diperagakan antara beberapa pihak. Katanya, Cikatarung sebagai pengguna anggaran (PA) bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pokja 7 sengaja meloloskan PT Trisna Karya sebagai pemenang tender. Alasan itu cukup berdasar, sebab menurut dirinya banyak menemukan beberapa kejanggalan.

Diantara beberapa kejanggalan itu, yaitu adanya penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam peraturan Presiden yang telah ditetapkan dalam dokumen Pengadaan barang dan jasa; adanya rekayasa yang mengakibatkan terjadinya persaingan tidak sehat; dan penyalahgunaan wewenang oleh ULP/ pejabat yang berwewenang lainnya.

Aromanya tambah kuat ketika 6 perusahaan peserta lelang yang lolos kepada tahap selanjutnya, ada dua kontraktor yang nilai penawarannya lebih kecil dari PT Trisna Karya. “Tetapi kenapa kok PT Trisna Karya yang dimenangkan. Padahal lebih tinggi penawarannya, dan dia ada diurutan nomor 4,” katanya.

Apalagi, jika kita hitung perbandingannya, tegas Ucok, maka ada efisienasi anggaran. Perbandingan sangat jauh. Jika PT Trisna Karya (HPS-Harga Penawaran= Efisiensi Keuangan Negara) >> Rp 15.497.700.000-Rp 14.651.374.000= 846.326.000. Sementara jika PT Madura Consultant (HPS-Harga Penawaran= Efisiensi Keuangan Negara) >> Rp 15.497.700.000-Rp 13.744.242.000 = Rp 1.753.458.000.

Diketahui bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep melakukan tender Pekerjaan Pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pokja 7 dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 15.497.700.000,-, dari sumber APBD II Kabupaten Sumenep Tahun 2016. Namun, pada proses lelangnya, tercium ada konspirasi dengan pihak kontraktor agar diloloskan.(Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *