Sabtu , 17 November 2018
Home / Nasional / Polemik Sengketa Pengeboran Sumur ENC-2 Memanas, Kemana SKK Migas?

Polemik Sengketa Pengeboran Sumur ENC-2 Memanas, Kemana SKK Migas?

Sumenep – Persoalan antara ahli waris lahan lokasi pengeboran sumur ENC-2 PT EML di Desa Tanjng Kecamatan Saronggi sepertinya semakin meruncing, dimana pihak yang mengaku ahli waris atas lahan tersebut melalui kuasa hukumnya telah melaporkan persoalan tersebut ke pihak Kepolisian Resort Sumenep.

Menurut kuasa hukum ahli waris, Nur Ismanto, bahwa kliennnya ini merasa dirugikan atas penguasaan lahan yang diduga ilegal atau tanpa izin, dimana sekitar 11 ribu lebih milik ahli waris saat ini tengah digarap aktifitas ekplorasi Migas oleh PT Energy Mineral Langgeng (EML).

“ saya kuasa hukum ahli waris secara resmi teah melaporkan kasus penguasaan lahan secara ilegal yang dilakukan PT EML, dimana dalam persoalan tersebut disinyalir PT EML menyewanya kepada PT Inti Bhakti Rahayu Abadi (IBRA), karena yang jelas klien kami sangat dirugikan “, ungkap Nur Ismanto.

Nur Ismanto juga menuturkan bahwa sebelumnya pihaknya pernah mengikuti proses mediasi terkait sengketa lahan tersebut, dimana pada saat itu pihak perusahaan hanya menunjukkan Surat Pemberitahuan Pajak terhutang (SPPT), sedangkan pihak kami mampu membeberkan buti kepemilikan sah, yakni dokumen Leter C, nomor Kohir dan Persil yang masih atas nama ahli waris.

“ apa hanya SPPT saja yang menjadi dasar hukum kepemilikan lahan yang sah “, singgungnya.

Sementara itu pihak ahli waris mengaku telah melayangkan surat kepada SKK Migas, yakni untuk menghentikan aktifitas ekssplorasi diatas lahan milik kliennya tersebut. Karena lahan tersebut buka milik perusahaan, melainkan milik pribadi warga yang belum dibebaskan.

Menanggapi hal tersebut, aktifis Pemerhati Sumber daya Alam Sumenep, Hendri Kurniawan, mendukung langkah ahli waris untuk terus mencari keadilan atas apa yang dialaminya, karena ahli waris merupakan korban yang dirugikan atas polemik lahan tersebut, dimana SKK Migas sebagai fasilitator harus pasang badan, namun lagi-lagi masyarakat masih dipusingkan dengan keberadaan SKK Migas, sehingga masih repot untuk bersuratan.

Selain itu Hendri juga menyinggung  keberadaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), di wilayah Madura khususnya di Kabupaten Sumenep, yang mana menurutnya SKK Migas tidak berkantor di Sumenep melainkan diluar Sumenep, karena di Kabupaten Sumenep banyak aktifitas hulu Migas, sehingga menurutnya hal tersebut sangat tidak masuk akal.

“ ini suatu contoh persoalan kecil terkait persoalan dunia Migas di Sumenep, kemana SKK Migas, kok masyarakat terdampak langsung kegiatan hulu Migas seperti di Sumenep ini masih dibingungkan untuk meminta kejelasan ke SKK Migas yang jauh disana “, terang Hendri.

Hendri berharap agar pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk persoalan ini juga segera turun tangan, dan pihak SKK Migas dan para KKKS juga memiliki perwakilan kantor Sumenep.

“ masa hanya berani nya nge-bor di Sumenep, tapi ngantornya disana “, pungkasnya.(ver/red)

 

About focus

Lihat Juga

Diduga Lakukan Pemerasan, Oknum lsm LP-KPK Diamankan Polisi Sumenep

Sumenep – Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP-KPK Komcab Sumenep Jawa Timur, diamankan Kepolisian Kabupaten …

Polemik Honor FKMA Ke V Di Sumenep, LO Surati Bupati

Polemik honorarium Liasion Officer (LO) FKMA V masih berlanjut, Hari ini, Senin, 5 November 2018, …

Nahas, Satu Mahasiswa Di Sumenep Tewas Tenggelam Di Air Terjun Rubaru

Sumenep-, Seorang Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi swasta di Sumenep, Madura – Jawa Timur, tewas …

Dinkes Sumenep Hiasi Peringatan HKN Dengan Lomba Mural

Sumenep – Peringati hari kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Madura menggelar lomba mural,  yakni yang …

INILAH UPAH BURUH PT GARAM YANG MEMILUKAN

Sumenep-, Buruh Harian Lepas yang bekerja di Badan Usaha Milik Negara yakni PT. Garam dibayar …

Laka Lantas Di Sumenep, Pasangan Suami Istri Ini Tewas Di TKP

Sumenep-, Laka Lantas terjadi di Jalan Arya Wiraraja, Desa Pabian, Kecamatan Kota KM – 3, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *