Minggu , 9 Mei 2021
Home / Sumenep / Polemik Berkepanjangan Unija Sumenep

Polemik Berkepanjangan Unija Sumenep

img-20161018-wa0019

Merasa dibohongi Rektor Unija, puluhan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa.

Sumenep- Seiring berjalannya beberapa persoalan yang melanda Kampus Cemara Universitas Wiraraja Sumenep beberapa waktu ini, membuat sejumlah Mahasiswa Unija yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Organisasi Intra Kampus, menggelar aksi unjuk rasa meminta penjelasan Rektor Unija, terkait sejumlah persoalan, salah satunya status yayasan , masalah aset Unija berupa tanah, dan status 17 mahasiswa yang terkena sanksi skorsing beberapa waktu yang lalu.

Dalam orasinya, koordinator aksi, Sirojuddin, meneriakan kegelisahan Mahasiswa Unija atas persoalan kejelasan status yayasan Unija, masalah aset berupa tanah, hingga adanya pembohongan terhadap mahasiswa, yang disinyalir dilakukan oleh pihak Universitas Wiraraja kepada mahasiswa, yakni terkait status 17 Mahasiswa yang di skorsing beberapa waktu yang lalu, ternyata hasil invetigasi kami, sebanyak ke-17 Mahasiswa tersebut dilaporkan cuti oleh kampus kepada Dirjen Pendidikan Tinggi.

“ aksi kami kali ini murni, karena berdasarkan rasa ketidaknyamanan selama menjalani proses perkuliahan di Universitas Wiraraja, dengan berbagai persoalan yang sedang terjadi “, ungkap Sirojuddin.

Sirojuddin menambahkan bahwa, para Mahasiswa saat ini hanya membutuhkan kejelasan dan jawaban jujur dari pihak Universitas Wiraraja, karena selama ini kami (mahasiswa) sebagai kaum elit akademisi, merasa terkekang dan merasa dibodohi, atas beberapa kebijakan pihak Universitas Wiraraja, “ kami hanya ingin kejelasan dan penjelasan yang sesungguhnya, atas beberapa persoalan tersebut “, imbuhnya.

Seperti diketahui, aksi puluhan mahasiwa tersebut berlangsung di depan rektorat Unija, dan pada aksi ini pun berjalan dengan damai, para mahasiswa hanya sekedar berorasi, namun para Mahasiswa mengaku kecewa, karena pihak Rektor Unija tidak menemui mereka dalam aksi ini.

Terkait aksi tersebut, Rektor Unija, Alwiyah tidak dapat diwawancari, karena terkesan enggan bertemu dengan teman-teman media, seusai aksi para Mahasiswa.(faris/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *