Minggu , 7 Maret 2021
Home / Kesehatan / Pertolongan Pertama Untuk Luka Tusuk

Pertolongan Pertama Untuk Luka Tusuk

Ilustrasi

Sebuah luka tusukan biasanya tidak menyebabkan pendarahan yang berlebihan. Seringkali luka tampak menutup seketika. Tapi hal ini bukan berarti tidak memerlukan pengobatan.

Luka tusukan, misalnya karena menginjak paku, bisa berbahaya karena risiko infeksi yang ditimbulkan. Luka akibat gigitan manusia atau hewan sangat rentan terhadap infeksi.

Jika gigitan itu berdarah hingga menyebabkan perdarahan terus berlanjut, carilah bantuan medis. Saat mengalami luka tusuk, pertolongan pertama yang bisa dilakukan antara lain:

1. Hentikan perdarahan. Beri tekanan lembut dengan kain atau perban bersih. Jika perdarahan berlanjut setelah beberapa menit tekanan, cari bantuan darurat.

2. Bersihkan luka. Bilas luka dengan air jernih. Gunakan pinset yang dibersihkan dengan alkohol untuk menghilangkan partikel kecil yang nampak di permukaan. Jika kotoran tetap tertanam, temui dokter. Bersihkan daerah sekitar luka dengan sabun dan lap bersih.

3. Oleskan antibiotik. Setelah luka dibersihkan, oleskan lapisan tipis krim antibiotik atau salep.

4. Tutup luka. Perban dapat membantu menjaga luka tetap bersih dan menjaga bakteri berbahaya menginfeksi luka.

5. Ganti perban secara teratur. Lakukan hal ini setidaknya setiap hari atau setiap kali luka menjadi basah atau kotor.

6. Perhatikan tanda-tanda infeksi. Temui dokter jika luka tidak kunjung sembuh atau jika luka menjadi kemerahan, hangat atau bengkak.

Temui dokter jika luka tusuk itu dalam, terjadi pada kaki, terkontaminasi dengan tanah atau air liur, dihasilkan oleh binatang atau gigitan manusia. Jika belum pernah disuntik tetanus dalam waktu lima tahun, dokter mungkin akan merekomendasikan suntikan dalam waktu 48 jam dari saat terjadinya cedera.

Apabila binatang, terutama anjing liar atau binatang liar, adalah penyebab luka itu, Anda mungkin saja terkena rabies. Dokter mungkin memberikan antibiotik dan menyarankan memulai serangkaian vaksinasi rabies.(dokterdigital.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *