Senin , 10 Mei 2021
Home / Hukum / Periksa 15 Saksi, Polres Sumenep Tak Berani Tentukan Tersangka Dalam Kasus Tipikor Pasar Tradisional Pragaan  

Periksa 15 Saksi, Polres Sumenep Tak Berani Tentukan Tersangka Dalam Kasus Tipikor Pasar Tradisional Pragaan  

 

ilustrasi

Pemeriksaan 15 Orang Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pasar Tradisional Pragaan Terkesan Tertutup

Sumenep– Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi secara bersamaan,  Kepolisian Resort kabupaten  Sumenep belum dapat menentukan tersangka, dalam dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) renovasi pasar tradisional Desa Pragaan yang dianggarkan dari APBN, yakni sebesar 2,5 Milyar ini, dengan beralasan masih akan melakukan penyelidikan.

Pada pemeriksaan tersebut Polres Sumenep juga memanggil kontraktor PT  Bukit Dalam Barisan, Babur,  yang merupakan kontraktor renovasi dari pasar tradisional desa Pragaan, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Polres Sumenep pada Selasa 24/05/2016, namun saat hendak dikonfirmasi awak media atas hasil pemeriksaannya Polres Sumenep enggan untuk berkomentar dengan alasan tidak jelas.

Pada keesokan harinya, tepatnya  hari ini Rabu 25/05/2016 kembali dikonfirmasi oleh beberapa awak media Kasat Reskrim melalaui Kabak Humas Polres Sumenep AKP Hasanudin, mengatakan kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional desa pragaan  statusnya masih dalam tahap penyelidikan,”mengenai hasilnya bagaimana iya tergantung nanti, dan yang telah diperiksa sudah 15 orang,”terannya Rabu (25/05/2016)

Selain itu pihak Polres Sumenep masih belum dapat mengetahui berapa jumlah kerugian pada kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional desa Pragaan tersebut, saat ditanya soal alasan belum dapat menentukan tersangka pihak Polres masih akan melakukan penyelidikan kembali.”inilah jawaban kami soal tidak puas itu tergantung sampean,” ujarnya kepada awak media.

Ia hanya menyebutkan 15 orang saksi atas kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional di desa Pragaan di antaranya inisial A-N dan A-G PPK, K-A dan H sebagai konsultan Pengawas, H-E, konsultan Perencanaan, B-R pelaksana pengerjaan, X-X BPHP,”ini aja yang kami periksa kemarin sudah jelas,”kilahnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *