Minggu , 9 Mei 2021
Home / Lifestyle / Pentingnya Tanamkan Revolusi Mental dalam keluarga

Pentingnya Tanamkan Revolusi Mental dalam keluarga

ilustrasi pendidikan keluarga

Pendidikan karakter berawal dari keluarga.

Semakin meningkatnya berbagai kasus kekerasan baik dalam keluarga maupun lingkungan menunjukkan betapa karakter dan moral masing-masing individu semakin hari semakin mengalami penurunan nilai yang begitu memprihatinkan. Berkaca pada fakta tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty berharap, agar seluruh keluarga di Indonesia dapat mulai menanamkan karakter pada masing-masing anggota keluarga agar memiliki nilai-nilai revolusi mental, yaitu integritas, beretos kerja dan gotong royong.

Dengan adanya nilai-nilai revolusi mental yang ditanamkan dalam keluarga, lanjut dia, setiap individu diharapkan dapat lebih mengenal karakternya sehingga berbagai tindakan yang tak diinginkan di kemudian hari, bisa dihindari, seperti pemerkosaan, seks sebelum menikah, pernikahan dini dan narkoba.

“Hal ini dapat dimulai dari keluarga dengan membangun komunikasi berkualitas, yang dikenal dengan sebutan komunikasi segitiga, yaitu komunikasi dengan Tuhan, manusia lainnya, dan komunikasi dengan dengan dirinya sendiri,” jelas Surya saat suara.com temui di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, belum lama ini.

Dengan begitu, lanjut dia, tugas BKKBN untuk bisa meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bisa lebih maksimal.

Menurut Surya, hal ini terkait dengan peningkatan kualitas penduduk sebagai subjek pembangunan. Melalui BKKBN, ia juga berupaya untuk mengarahkan mobilitas penduduk baik vertikal maupun horisontal.

“Kalau kami kan tugasnya membenahi yang di hulu, kami preventif. Jadi, tugas kami menciptakan revolusi karakter bangsa, yang dapat dimulai dari mana saja, salah satunya keluarga agar ke hilirnya juga bisa menjadi baik,” terangnya.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Dunia Pariwisata Sumenep Menjadi Primadona Bagi Wisatawan Asing

Sumenep – Kunjungan ratusan wisatawan asing ke Kabupaten Sumenep mulai menggeliat, terbukti pada trip ke dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *