Senin , 10 Mei 2021
Home / Kesehatan / Penduduk Lima Negara Ini Amat Jarang Sakit

Penduduk Lima Negara Ini Amat Jarang Sakit

b9c6d_Pemerintah_layanan-rumah-sakit-ilustrasi-_130326164929-142

Selain kekebalan tubuh juga ditunjang sistem kesehatan yang mumpuni.

Jatuh sakit biasanya terjadi akibat dari kondisi cuaca yang tak menentu, kurangnya konsumsi makanan sehat, dan kelelahan. Meski jatuh sakit termasuk hal yang umum dialami semua orang, beberapa negara ini justru memiliki penduduk yang paling jarang terserang penyakit.

Warga dari negara-negara ini seolah memiliki tingkat kekebalan tubuh yang lebih tinggi sehingga mereka lebih tahan dari kemungkinan terserang berbagai penyakit. Yuk, ketahui rahasia lima negara ini sehingga penduduknya jarang jatuh sakit!

1. Qatar
Qatar adalah salah satu negara maju dengan sistem kesehatan yang sangat baik. Bahkan jumlah dokter yang tersedia juga cukup mumpuni, yakni 8 dokter per 1000 penduduk. Sistem kekebalan tubuh penduduk Qatar bahkan sangat baik yang terlihat dari tingkat kematian dini yang rendah di negara ini.

2. Jepang
Data menunjukkan bahwa seperempat populasi penduduk Jepang memiliki kesehatan yang sangat baik meski sudah berusia 65 tahun ke atas. Hal ini wajar terjadi karena penduduk di negara ini memiliki kesadaran yang tinggi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sehingga risiko mengidap penyakit pun bisa dicegah sejak dini.

3. Luksemburg
Negara ini memiliki pengeluaran tertinggi keempat untuk peningkatan status kesehatan warganya. Meski warganya jarang jatuh sakit, beberapa diantara mereka memiliki tingkat obesitas dan konsumsi alkohol yang tinggi.

4. Swiss
Negara ini dikenal sebagai salah satu tempat paling romantis di dunia. Tapi selain itu, Swiss juga dianggap sebagai negara yang paling sehat ketiga di dunia dengan tingkat kematian penduduknya 9 dari 1000 orang.

5. Norwegia
Negar ini dilaporkan menghabiskan anggaran terbesar per kapita untuk perawatan kesehatan warganya daripada negara lain. Bukan untuk membiayai si sakit, negara ini justru menggelontorkan banyak uang untuk tindakan preventif seperti penggratisan biaya skrining untuk mendeteksi berbagai penyakit secara dini. (boldsky.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *