Sabtu , 6 Maret 2021
Home / Lifestyle / Penata Rambut Ini Bikin Salon Khusus Penyandang Disabilitas

Penata Rambut Ini Bikin Salon Khusus Penyandang Disabilitas

Memotong rambut anak-anak, terutama penyandang disabilitas, mungkin bisa menjadi pengalaman menantang bagi banyak penata rambut. Tidak begitu dengan penata rambut Cat Miller Rongitsch.

Penata rambut asal Minnesota, Amerika Serikat, itupun mencoba membuka salon yang mudah diakses oleh anak-anak dengan perbedaan kognitif dan fisik di St. Paul.

“Sebagai seorang profesional di bidang kecantikan, dengan anak perempuan disabilitas, saya tahu bahwa ada beberapa aspek yang dimiliki salon yang bisa membuat hambatan bagi beberapa individu untuk mendapatkan pengalaman yang positif,” ungkap dia.

Mulai dari apakah bangunan salon tersebut mudah diakses? Apakah ada musik yang terlalu keras di dalamnya? Bau kimia bagaimana yang harus dihindari? Bagaimana reaksi staf terhadap perbedaan? Dengan semua ini, potongan rambut yang buruk bisa hilang dari daftar masalah.

Pertemuannya dengan Maddy, anak tiri dari pernikahannya, membuatnya sadar terhadap masalah aksesibilitas. Anak perempuan berusia 9 tahun itu lumpuh, dan harus menggunakan kirsi roda karena spina bifida yang dideritanya sejak lahir. Sementara Betty (3), anak perempuan keduanya memiliki cacat kognitif.

Di salon terakhir tempat Rongitsch bekerja, pintu depannya tidak dapat diakses oleh Maddi, sehingga dia harus menggunakan pintu masuk samping.

Selama bertahun-tahun, para penata rambut juga sering melakukan kunjungan ke rumah-rumah untuk melakukan potong rambut bagi anak-anak penderita autisme yang mengalami kesulitan dalam lingkungan salon.

“Ada begitu banyak kecemasan dan ketakutan keluarga untuk pergi ke salon. Ini masalah besar, jadi membuatku ingin ikut membantu meringankan sebagian masalah itu. Seharusnya ada tempat untuk mereka,” kata dia kepada Huffington Post.

Salon Rongitsch akan memiliki pintu masuk yang mudah diakses dan lorong yang lebar, suasana yang tenang dengan pengering rambut tanpa suara, dan lantai bertekstur untuk orang-orang dengan gangguan penglihatan.

Salon ini juga akan menyediakan selimut pemberat  dan mainan fidget untuk penyandang autis. Dia berharap bisa menciptakan “ruang aman” bagi semua penyandang disabilitas untuk mendapatkan layanan yang layak.

Saat ini, Rongitsch tengah mengumpulkan uang dan mengaku ada banyak tanggapan positif dari banyak keluarga yang tidak sabar untuk mengunjungi salon tersebut.

“Ada begitu banyak orang yang mengatakan pada saya ‘Terima kasih’ dan mereka sangat senang akhirnya akan ada tempat untuk keluarga mereka. Ada banyak kegembiraan dan dukungan,” tandasnya.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Memukau, Sumenep Jazz 2018 Berhasil Hibur Ratusan Warga Sumenep

Sumenep – Dengan dibintangi dua artis dari ibu kota Jakarta, Mulan Jameela dan Iga Mawarni Sukses menghibur warga …

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *