Senin , 23 September 2019
Home / Sumenep / Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

focusmadura.com-Sym-pembangunan pasar Anom

Pembangunan Pasar Anom Molor Pemkab Terkesan akan Tangan

Sumenep- Pembangunan pasar anom Kabupaten Sumenep pasca kebakaran tahun 2007 lalu dapat dipastikan molor, Karena pemerintah Kabupaten Sumenep terkesan tak berdaya dalam persoalan klasik ini, hal ini terbukti dalam mengawal  terselesainya pembangunan pasar anom tersebut.

Dalam penjelasan nya Kepala Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep Didik Untung Syamsidi, mengatakan, dalam pembangunan pasar anom Sumenep ini,  pihaknya hanya berharap kepada investor, dalam persoalan menyelesaikan pembangunan pasar anom sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh investor sendiri, untuk pemerintah Sumenep sendiri tidak tidak punya kewenangan untuk mendesak investor untuk segera secepat mungkin menyelesaikan pembangunan.

“hal itu bukan tugas kami itu tugas pelaksana(investor), kami tetap akan melakukan koordinasi melalui tim teknis kami,Selasa (12/04/2016)”ungkapnya

Ia menambahkan melalui tim teknis yang dalam naungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKA), hanya sekedar melakukan pemantauan saja, terhadap pekerjaan investor dalam pembangunan Pasar Anom, karena pembangunan pasar aonom tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Pemkab.

Sementara itu State Manager Trisna Karya Maryadi, menjelaskan bahwa, molornya pembangunan pasar anom ini, beralasan karena terkendala oleh pengkondisian toko yang berada di areal pembangunan pasar Anom, sehinga pembangunan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, karena pada awal pembangunan sempat terhenti untuk mengkondisikan toko-toko tersebut,

“waktu itu kami cukup lama dalam menertibkan toko-toko itu hingga molor, itu yang menghambat pembangunan,”ucapnya

Sementara sampai saat ini pembangunan pasar anom tersebut sudah mencapai 76 persen, dengan sisa kontrak sampai sesuai dengan kesepakatan Juli 2016, pihanya PT Trisna Karya tetap mempunyai keyakinan dapat menyelesaikannya.(sym/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Harga Garam Madura Murah, PT. Garam Disinyalir Pecat Buruh

Sumenep-, Diduga dampak dari murahnya harga garam madura yang terjadi saat ini, sejumlah buruh PT. …

Kebakaran Hanguskan Tiga Unit Toko Di Sumenep

Sumenep-, Kebakaran Terjadi di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura -JawaTimur, Sabtu, 31 Agustus 2019. Akibat kebakaran …

Breaking News : Sebuah Toko Bangunan di Sumenep Hangus Terbakar

Sebuah toko di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura – Jawa Timur ludes terbakar. Sebuah toko bangunan …

Diduga Ada Pemotongan Dana Insentif, Sejumlah Guru di Salah Satu Sekolah Swasta Mengeluh

Sumenep-, sejumlah guru di salah satu Sekolah swasta di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur mengeluh. …

Gelar Aksi, Pemuda Petambak Garam Minta Presiden Cabut Pernyataan Soal Garam Madura Jelek

Sumenep, Sejumlah pemuda petambak garam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, jumat pagi mendatangi kantor …

Panitia Pilkades : Dalam Perbup Tak Ada Aturan CAKADES Harus Putra Desa

Sumenep-, Bentrok antar kelompok warga terjadi di Desa Aeng Baja Kenek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *