Rabu , 12 Mei 2021
Home / Sumenep / Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

focusmadura.com-Sym-pembangunan pasar Anom

Pembangunan Pasar Anom Molor Pemkab Terkesan akan Tangan

Sumenep- Pembangunan pasar anom Kabupaten Sumenep pasca kebakaran tahun 2007 lalu dapat dipastikan molor, Karena pemerintah Kabupaten Sumenep terkesan tak berdaya dalam persoalan klasik ini, hal ini terbukti dalam mengawal  terselesainya pembangunan pasar anom tersebut.

Dalam penjelasan nya Kepala Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep Didik Untung Syamsidi, mengatakan, dalam pembangunan pasar anom Sumenep ini,  pihaknya hanya berharap kepada investor, dalam persoalan menyelesaikan pembangunan pasar anom sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh investor sendiri, untuk pemerintah Sumenep sendiri tidak tidak punya kewenangan untuk mendesak investor untuk segera secepat mungkin menyelesaikan pembangunan.

“hal itu bukan tugas kami itu tugas pelaksana(investor), kami tetap akan melakukan koordinasi melalui tim teknis kami,Selasa (12/04/2016)”ungkapnya

Ia menambahkan melalui tim teknis yang dalam naungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKA), hanya sekedar melakukan pemantauan saja, terhadap pekerjaan investor dalam pembangunan Pasar Anom, karena pembangunan pasar aonom tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Pemkab.

Sementara itu State Manager Trisna Karya Maryadi, menjelaskan bahwa, molornya pembangunan pasar anom ini, beralasan karena terkendala oleh pengkondisian toko yang berada di areal pembangunan pasar Anom, sehinga pembangunan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, karena pada awal pembangunan sempat terhenti untuk mengkondisikan toko-toko tersebut,

“waktu itu kami cukup lama dalam menertibkan toko-toko itu hingga molor, itu yang menghambat pembangunan,”ucapnya

Sementara sampai saat ini pembangunan pasar anom tersebut sudah mencapai 76 persen, dengan sisa kontrak sampai sesuai dengan kesepakatan Juli 2016, pihanya PT Trisna Karya tetap mempunyai keyakinan dapat menyelesaikannya.(sym/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *