Sabtu , 29 Februari 2020
Home / Sumenep / Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

focusmadura.com-Sym-pembangunan pasar Anom

Pembangunan Pasar Anom Molor Pemkab Terkesan akan Tangan

Sumenep- Pembangunan pasar anom Kabupaten Sumenep pasca kebakaran tahun 2007 lalu dapat dipastikan molor, Karena pemerintah Kabupaten Sumenep terkesan tak berdaya dalam persoalan klasik ini, hal ini terbukti dalam mengawal  terselesainya pembangunan pasar anom tersebut.

Dalam penjelasan nya Kepala Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep Didik Untung Syamsidi, mengatakan, dalam pembangunan pasar anom Sumenep ini,  pihaknya hanya berharap kepada investor, dalam persoalan menyelesaikan pembangunan pasar anom sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh investor sendiri, untuk pemerintah Sumenep sendiri tidak tidak punya kewenangan untuk mendesak investor untuk segera secepat mungkin menyelesaikan pembangunan.

“hal itu bukan tugas kami itu tugas pelaksana(investor), kami tetap akan melakukan koordinasi melalui tim teknis kami,Selasa (12/04/2016)”ungkapnya

Ia menambahkan melalui tim teknis yang dalam naungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKA), hanya sekedar melakukan pemantauan saja, terhadap pekerjaan investor dalam pembangunan Pasar Anom, karena pembangunan pasar aonom tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Pemkab.

Sementara itu State Manager Trisna Karya Maryadi, menjelaskan bahwa, molornya pembangunan pasar anom ini, beralasan karena terkendala oleh pengkondisian toko yang berada di areal pembangunan pasar Anom, sehinga pembangunan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, karena pada awal pembangunan sempat terhenti untuk mengkondisikan toko-toko tersebut,

“waktu itu kami cukup lama dalam menertibkan toko-toko itu hingga molor, itu yang menghambat pembangunan,”ucapnya

Sementara sampai saat ini pembangunan pasar anom tersebut sudah mencapai 76 persen, dengan sisa kontrak sampai sesuai dengan kesepakatan Juli 2016, pihanya PT Trisna Karya tetap mempunyai keyakinan dapat menyelesaikannya.(sym/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Nia Kurnia Fauzi Raih Juara 1 Tokoh Perempuan Inspiratif Madura Award 2019

Sumenep-, Menjadi favorit pembaca Jawa Pos Radar Madura, Nia Kurnia Fauzi, Anggota komisi 4 DPRD …

Sebuah Swalayan di Sumenep Terbakar

Sumenep-, Kebakaran terjadi di salah satu swalayan di Kabupaten Sumenep,  Madura, Jawa Timur, Kamis, 28 …

Kadin Sumenep Gelar Musyawarah Kuatkan Komitmen

Sumenep : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumenep periode 2019-2024 menggelar Musyawarah Kabupaten bertempat di …

Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan Sumenep Gelar Aksi ke Kantor Pemkab Sumenep

Sumenep-, Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda Kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar aksi di …

(VIDEO) Serunya HKN KE-55, Kampanye GERMAS DINKES Sumenep

Rangkaian HKN ke-55, Dinkes Sumenep Gelar Kampanye Hidup Sehat Sumenep-, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan …

HUT Ke-6, KFI Wilayah Sumenep Gelar Hunting Bareng

Sumenep-, Dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) ke 6 Tahun, komunitas Fotografi Indonesia, wilayah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *