Kamis , 25 Februari 2021
Home / Sumenep / Pelangi di Sumenep , Sebagai Wujud Kerukunan Antar Suku di Madura

Pelangi di Sumenep , Sebagai Wujud Kerukunan Antar Suku di Madura


Sumenep -, Wujudkan keberagaman antar suku budaya dan agama, Komunitas Jurnalis Sumenep bersama Bappeda Kabupaten Sumenep menggelar Parade seni dan budaya lintas suku melalui event yang bertajuk Pelangi di Sumenep.

Dalam pagelaran yang digelar di Lapangan Kesenian Sumenep atau yang lebih dikenal Lapangan Gotong Royong itu melibatkan 6 suku yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, diantaranya yakni, Suku Madura, Bajo, Mandar, Bugis, Arab dan Tionghoa.

Pada rangkaian acara ‘Pelangi di Sumenep’ diawali dengan deklarasi damai dan kerukunan antar suku budaya yang dilakukan oleh masing-masing tokoh antar suku tersebut.

Terlihat juga pertunjukan seni budaya dari ke-6 suku tersebut, yakni  Barongsai yang mewakili suku Tionghoa, Sintong dan pencak silat mewakili suku Madura, Gambus Marawis dari suku Arab, tari Paduppa dari suku Bugis dan Pamanca dari suku Bajo.

Penampilan kesenian yang mewarani “Pelangi di Sumenep” bertujuan untuk memberikan tontonan yang mendidik untuk warga Madura pada umumnya, karena pertunjukan tersebut bernilai kekayaan ragam suku dan tradisi budaya yang ada di Indonesia, Khususnya Kota Paling Ujung Timur Pulau Madura.

“ inilah kontribusi kami kepada NKRI, dimana kerukunan lintas suku dan agama sejak dulu kala telah tercipta, sehingga saat ini kita wajib terus menjaganya, karena menurut kami, Jurnalis tidak hanya sebagai pembawa berita, namun juga bisa sebagai pembawa kerukunan dan kedaimaian antar suku dan umat beragama yang ada di Nuantara “, ungkap Rahmatullah, Ketua KJS.

Selain itu menurut Rahmatullah, bahwa Komunitas Jurnalis Sumenep, memang rutin menggelar kegiatan-kegiatan kejurnalistikan di setiap tahunnya, dan untuk kegiatan ditahun 2018 ini, pihaknya sengaja mengangkat tema kerukunan lintas agama dan suku, yakni dengan alasan karena setiap warga negara Indonesia wajib menjaga keutuhan NKRI dimanapun berada, sehingga pihaknya berharap agar menjaga keutuhan NKRI juga dapat dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia dengan nilai-nilai positif yang lainnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), karena telah ikut menjaga keutuhan NKRI yang diawali dari Sumenep sendiri, dimana Kabupaten Sumenep yang luas wilayahnya  dominan kepulauan ini, memang kaya akan ragam suku dan agama, namun syukur hingga saat ini mereka hidup berdampingan dengan rukun dan saling menghargai, dan baru kali ini mereka dikumpulkan dalam acara ‘ Pelangi di Sumenep ‘,.

“ menjaga keutuhan NKRI wajib dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia, karena berawal dar berbagai perbedaan itulah yang membuat bangsa kita ini besar dan disegani oleh negara-negara lainnya, dan kami (pemerintah daerah) sangat bangga terhadap Komunitas Jurnalis Sumenep, karena menjadi penyejuk kerukunan antara suku dan agama yang ada di Indonesia saat ini “, tutur Achmad Fauzi.(Ris/red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *