Selasa , 28 September 2021
Home / Nasional / Massa Aksi 2 Desember Sekitar 250 Ribu, Bukan Jutaan

Massa Aksi 2 Desember Sekitar 250 Ribu, Bukan Jutaan

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar memperkirakan jumlah peserta aksi damai di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/12/2016) besok sebanyak 250 ribu orang.

“Kurang lebih 200 ribu – 250 ribu. Nanti kita lihat kapasitas di silang Monas 700 ribu ya, kalau memenuhi sampai belakang berarti kurang lebihnya ya segitu,” kata Boy di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Boy tidak merinci komposisi massa yang datang dari Jakarta dan luar Jakarta.

Polisi sudah berkoordinasi dengan daerah untuk mengimbau warga agar tak usak ikut-ikutan demo ke Jakarta, tetapi cukup di daerah masing-masing.

“Di daerah sudah dihimbau untuk melaksanakan istighasah juga, jadi sudah diimbau kepala daerah, bupati, wali kota, unsur pimpinan TNI, Polri diharapkan membuat doa bersama di waktu yang sama,” kata dia.

Tapi, polisi tidak melarang masyarakat jika tetap ngotot ingin ikut aksi di Jakarta.

“Tidak ada pelarangan ya, masyarakat silakan datang. Yang penting jaga keselamatan di jalan raya sangat penting dan tentu mereka yang datang ke ibu kota yang penting masyarakat bisa menjaga ketertiban umum, menjaga untuk tidak melakukan hal-hal, selain kegiatan ibadah. Jadi tujuan dari kehadiran adalah untuk beribadah,” kata dia.

“Jadi kepada yang memiliki agenda lain diharapkan untuk mengurungkan, jadi kalau yang tidak ingin beribadah, mohon diurungkan niatnya.Jadi ini benar-benar diharapkan yang bertujuan untuk berdoa dan shalat jumat bersama,” Boy menambahkan.

Boy enggan merinci jumlah petugas keamanan yang menjaga aksi besok.

“Mirip-mirip dengan (jumlah personil) yang kemarin (demo 4 November),” katanya.

Boy mengatakan berdasarkan kesepakatan dengan organisasi yang menggalang massa untuk demonstrasi — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa — aksi damai dilakukan dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Rundown acara dimulai dari pukul 8 sampai 13. Setelah salat Jumat maka para ulama yang hadir juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk pulang ke rumah dengan tertib. Ini hasil kesepakatan,” kata Boy.

Boy berharap mereka tetap memegang komitmen untuk aksi damai dengan salat Jumat berjamaah, doa bersama, dan dzikir.

“Kalau bisa diimbau agar bisa bubar dengan tertib,” kata dia.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

JALIN KEBERSAMAAN, PT GARAM GELAR SILATURAHMI VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

www.focusmadura.com-, Bulan Ramadhan kali ini berbeda dengan bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Begitu pula acara Halal Bi …

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *