Senin , 1 Maret 2021
Home / Lifestyle / Masih Remaja Sering Ber-Makeup, Awas Diincar risiko Ini!

Masih Remaja Sering Ber-Makeup, Awas Diincar risiko Ini!

Kini make up atau riasan wajah tak hanya dikenakan oleh perempuan dewasa, tapi juga para remaja putri. Mereka bahkan terlihat lebih lihai memulaskan makeup dibandingkan perempuan dewasa muda.

Padahal menurut dokter spesialis kandungan, dr. Manny Alvarez, penggunaan kosmetik saat usia remaja sangat berisiko. Kulit wajah mereka lebih rentan mengalami kerusakan yang ditandai dengan timbulnya jerawat.

Sebuah penelitian di Brasil dilansir Foxnews mengungkap, 45 persen remaja perempuan di negaranya mengalami masalah kulit akibat penggunaan kosmetik. Sebanyak 14 persen di antaranya memiliki jerawat yang membekas dan merusak tampilan mereka.

Sayangnya, timbulnya jerawat tak membuat mereka kapok untuk berhenti menggunakan kosmetik. Justru mereka semakin mengasah kemampuan merias wajah agar dapat menutupi bekas jerawat yang menggangu.

Lalu apa hasilnya? Berbagai risiko kesehatan terkait kulit pun meningkat di negara tersebut, salah satunya kanker kulit. Ya, tak hanya akibat paparan sinar UV, kanker kulit juga dapat dipicu paparan bahan kimia tertentu pada produk kosmetik yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Belum lagi masalah infeksi bakteri yang dapat terjadi dari kegiatan berbagi make up antar sesama teman di lingkungan remaja. Untuk menghindari beberapa risiko ini, dr Manny mengimbau orangtua untuk membatasi jumlah kosmetik yang boleh dikenakan putrinya.

Mereka, lanjutnya, harus fokus pada perawatan kulit yang tepat ketimbang menutupinya dengan makeup. Kalau pun keinginan mereka tak terbendung, imbau anak untuk menggunakan kosmetik berbahan dasar air dengan sifat yang ringan. “Hindari make up dengan kandungan paraben dan phthalate,” ujar dr. Manny.

Jika dirasa perlu, terapkan terlebih dahulu di permukaan kulit tangan untuk mengetahui reaksi dari pemakaian kosmetik tersebut.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Dunia Pariwisata Sumenep Menjadi Primadona Bagi Wisatawan Asing

Sumenep – Kunjungan ratusan wisatawan asing ke Kabupaten Sumenep mulai menggeliat, terbukti pada trip ke dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *