Kamis , 28 Mei 2020
Home / Sumenep / Masegit Laju, Masjid Tertua di Sumenep

Masegit Laju, Masjid Tertua di Sumenep

Masjid Al-Mukmin atau Masjid Laju Sumenep

Sumenep-, Masjid Al-Mukmin Sumenep atau yang lebih dikenal sebagai Masegit Laju menjadi masjid tertua di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Masegit laju yang dalam bahasa Indonesia Masjid Lama terletak di Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota Sumenep atau di depan Rumah Dinas Bupati. Masjid ini dibangun oleh Raden Aryo Pangeran Anggadipa pada tahun 1626 hingga 1644. Bahkan Masegit Laju juga merupakan bukti berkembangnya Islam di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura.

Pintu masuk Masjid

Sampai saat ini kondisi bangunan masih terjaga keasliannya, seperti halnya bangunan menara masjid yang dahulu digunakan untuk tempat adzan. Termasuk prasasti yang masih menempel di dinding bangunan masjid bertuliskan aksara jawa.

Selain itu, bentuk bangunan masjid juga masih terlihat kokoh dengan 4 pilar penyangga. Terdapat juga jendela yang berukuran besar dan pintu masuk masjid yang berjumla tiga buah menunjukkan keaslian bangunan tersebut.

“Masjid ini dibangun oleh Raden Aryo Pangeran Anggadipa pada tahun 1626 hingga 1644, konon ceritanya,” Jelas R. Hasan Busri, Pengurus Masjid Laju.

Prasasti Kuno yang masih menggunakan aksara jawa

Hasan menjelaskan, dalam sejarahnya Masegit Laju ini dibangun dengan cara Raden Aryo Pangeran Anggadipa menepuk tanah sebanyak tiga kali, dan disaat itu pula masjid tersebut berdiri.

“Masjid ini lebih dikenal dengan sebutan masjid laju oleh masyarakat karena memang masjid ini merupakan masjid terlama berdirinya, bahkan masjid ini usianya lebih tua 100 tahun dengan Masjid Agung Sumenep atau Masjid Jamik,” ungkapnya.

Menara Masjid yang dulu digunakan untuk Adzan

Dengan sejarah yang dimiliki Masegit Laju menjadi daya tarik pecinta sejarah masalalu, karena tersimpan peradaban Islam di Bumi Sumenep.

Hingga saat ini, Masegit Laju atau Masjid Al-Mukmin tetap digunakan oleh masyarakat Sumenep termasuk dari luar daerah untuk menunaikan sholat lima waktu dan kegiatan keagamaan. (Ris/Sup)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

“TaretanNgopi” Bagikan Puluhan Sembako di Empat Kecamatan

Sumenep -, Sejumlah pemuda di Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur, membagikan sembako kepada puluhan …

Gusdurian Sumenep Tarik Tim Relawan Saat Hendak Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Kalianget, Ini Alasannya!

Sumenep-, Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid19 di Kabupaten Sumenep, Madura bertambah. …

Taretan Ngopi di Sumenep Bagikan Puluhan Takjil dan Masker

Sumenep-, Sejumlah Pemuda Keluarga Besar Taretan Ngopi di Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan …

Zona Merah Sumenep, Benarkah ?

Sumenep-, Kabar tak sedap saat ini tengah berdar di tengah – tengah masyarakat Kabupaten Sumenep, …

LAGI, Komunitas Jurnalis Sumenep Salurkan Sembako

Sumenep-, Menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriyah , sejumlah jurnalis di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, …

Antisipasi Covid-19, Yayasan Masjid Al – Ashri bagikan 1000 Masker Secara Gratis

Sumenep-, Dalam rangka antisipasi Covid 19, Yayasan Masjid Al – Ashri, beserta Ibu – ibu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *