Minggu , 28 Februari 2021
Home / Sumenep / Manfaat DBHCHT Menyentuh semua lini kebutuhan masyarakat

Manfaat DBHCHT Menyentuh semua lini kebutuhan masyarakat

Sumenep-, Hari ketiga tim Monitoring dan Evaluasi hari ke tiga, Rabu, 12 Desember 2018 datangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pasongsongan Sumenep.

Tim Monev Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau pada hari ketiga itu dipimpin langsung oleh Suhermanto, terlihat saat kunjungan ke Puskesmas itu di padati pembangunan ruang rawat inap di Puskesmas Pasongsongan yang sedang dikerjakan.

Hal tersebut merupakan bentuk pemanfaatan bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diterima Kabupaten Sumenep dan telah menyentuh langsung kepada pelayanan kesehatan masyarakat, diantaranya yakni pengadaan mobil ambulance serta pembangunan ruang rawat inap di sebagian Puskesmas.

Dr. Yeni Tri Suci, Kepala Puskesmas Pasongsongan mengaku cukup terbantu dengan bantuan DBHCHT ini, pasalnya Puskesmas yang dipimpinnya itu mendapat bantuan satu unit mobil ambulance serta pembangunan ruang rawat inap.

“Ya sangat terbantu karena selama ini ruang rawat UGD itu di tempat yang lama atau terpisah jadi kordinasinya sulit, sehingga kalau dibangunkan satu atap alhamdulillah sangat terbantu selain pelayanan lebih mudah akreditasi kami tahun depan bisa lebih baik lagi”, Katanya.

Selain itu ia juga sangat terbantu dengan pengadaan mobil ambulance, karena jarak Puskesmas yang memang memiliki jarak cukup jauh itu memang membutuhkan satu unit lebih mobil ambulance.

“Kebutuhannya, ya sangat, jadi kan kita ada satu mobil ambulance yang lama dan ini baru dapat, ya alhamdulillah karena jarak Puskesmas cukup jauh jadi kita butuh lebih dari satu ambulance, alhamdulillah terbantu sekali dengan bantuan ini”, Jelasnya kepada para awak media.

Diketahui terdapat 7 (tujuh) OPD pengguna DBHCHT, antara lain yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Serta RSUD H. Moh. Anwar Sumenep.

Diketahui pada Tahun 2018, Bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau senilai Rp. 38.275.106.871.(Ram/Ros/red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *