Senin , 23 September 2019
Home / Sumenep / LPH Sumenep Laporkan Dugaan Pelanggaran Pengisian 9 OPD ke KASN

LPH Sumenep Laporkan Dugaan Pelanggaran Pengisian 9 OPD ke KASN

Sumenep-, Dugaan adanya indikasi pelanggaran dalam proses pengisian sembilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, LPH (Lembaga Pembela Hukum) Sumenep layangkan surat laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara.

Laporan tersebut dikarenakan proses pengisian Pimpinan di Sembilan OPD tersebut dinilai cacat hukum, pasalnya salah satu anggota tim pansel (Panitia Seleksi) diduga masih aktif dalam kepengurusan salah satu partai politik.

Padahal berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil di Pasal 114 ayat (6) disebutkan bahwa salah satu persyaratan Pansel pengisian JPT (jabatan pimpinan tinggi) baik Utama, Madya dan Pratama ialah tidak menjadi anggota/pengurus partai politik.

LPH Sumenep, telah melaporkan hal tersebut kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) dengan tembusan Kesekretariatan Negara, Menteri Dalam Negeri, Ombusmen RI, Gubernur Jawa Timur, Badan Kepegawaian Jawa Timur dan Bupati Sumenep.

“salah satu tim pansel (Panitia Seleksi) pengisian pimpinan sembilan OPD di Kabupaten Sumenep ini diindikasi masih menjadi salah satu pengurus partai politik. indikasi itu diperkuat berdasarkan Surat Keputasan (SK) Nomor : 26787/DPP-03/VI/A.1/VII/2018 Tentang Penetapan Susunan Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumenep Periode Tahun 2018-2023 tertanggal 06 Juli 2018. Dalam SK Kepengurusan PKB tersebut Syaiful A’la atau Dr. Ach. Syaiful M.Pd.I menjabat sebagai Wakil Sekretaris PKB Sumenep”, Kata Direktur LPH Sumenep, ABD Wahed.

Selain itu dugaan Syaiful A’la masih menjabat sebagai pengurus PKB, juga diperkuat pernyataan Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim di sejumlah pemberitaan beberapa waktu lalu yang menyatakan, bahwa Syaiful A’la masih tercatat sebagai pengurus aktif DPC PKB Sumenep.

Wahed meminta kepada Komisi ASN untuk menganulir pengangkatan Pimpinan OPD tersebut. Pihaknya juga menegaskan akan mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.(Ros/red)

 

 

About Focus Madura

Lihat Juga

Harga Garam Madura Murah, PT. Garam Disinyalir Pecat Buruh

Sumenep-, Diduga dampak dari murahnya harga garam madura yang terjadi saat ini, sejumlah buruh PT. …

Kebakaran Hanguskan Tiga Unit Toko Di Sumenep

Sumenep-, Kebakaran Terjadi di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura -JawaTimur, Sabtu, 31 Agustus 2019. Akibat kebakaran …

Breaking News : Sebuah Toko Bangunan di Sumenep Hangus Terbakar

Sebuah toko di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura – Jawa Timur ludes terbakar. Sebuah toko bangunan …

Diduga Ada Pemotongan Dana Insentif, Sejumlah Guru di Salah Satu Sekolah Swasta Mengeluh

Sumenep-, sejumlah guru di salah satu Sekolah swasta di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur mengeluh. …

Gelar Aksi, Pemuda Petambak Garam Minta Presiden Cabut Pernyataan Soal Garam Madura Jelek

Sumenep, Sejumlah pemuda petambak garam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, jumat pagi mendatangi kantor …

Panitia Pilkades : Dalam Perbup Tak Ada Aturan CAKADES Harus Putra Desa

Sumenep-, Bentrok antar kelompok warga terjadi di Desa Aeng Baja Kenek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *