Minggu , 28 Februari 2021
Home / Sumenep / LPH Sumenep Laporkan Dugaan Pelanggaran Pengisian 9 OPD ke KASN

LPH Sumenep Laporkan Dugaan Pelanggaran Pengisian 9 OPD ke KASN

Sumenep-, Dugaan adanya indikasi pelanggaran dalam proses pengisian sembilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, LPH (Lembaga Pembela Hukum) Sumenep layangkan surat laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara.

Laporan tersebut dikarenakan proses pengisian Pimpinan di Sembilan OPD tersebut dinilai cacat hukum, pasalnya salah satu anggota tim pansel (Panitia Seleksi) diduga masih aktif dalam kepengurusan salah satu partai politik.

Padahal berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil di Pasal 114 ayat (6) disebutkan bahwa salah satu persyaratan Pansel pengisian JPT (jabatan pimpinan tinggi) baik Utama, Madya dan Pratama ialah tidak menjadi anggota/pengurus partai politik.

LPH Sumenep, telah melaporkan hal tersebut kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) dengan tembusan Kesekretariatan Negara, Menteri Dalam Negeri, Ombusmen RI, Gubernur Jawa Timur, Badan Kepegawaian Jawa Timur dan Bupati Sumenep.

“salah satu tim pansel (Panitia Seleksi) pengisian pimpinan sembilan OPD di Kabupaten Sumenep ini diindikasi masih menjadi salah satu pengurus partai politik. indikasi itu diperkuat berdasarkan Surat Keputasan (SK) Nomor : 26787/DPP-03/VI/A.1/VII/2018 Tentang Penetapan Susunan Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumenep Periode Tahun 2018-2023 tertanggal 06 Juli 2018. Dalam SK Kepengurusan PKB tersebut Syaiful A’la atau Dr. Ach. Syaiful M.Pd.I menjabat sebagai Wakil Sekretaris PKB Sumenep”, Kata Direktur LPH Sumenep, ABD Wahed.

Selain itu dugaan Syaiful A’la masih menjabat sebagai pengurus PKB, juga diperkuat pernyataan Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim di sejumlah pemberitaan beberapa waktu lalu yang menyatakan, bahwa Syaiful A’la masih tercatat sebagai pengurus aktif DPC PKB Sumenep.

Wahed meminta kepada Komisi ASN untuk menganulir pengangkatan Pimpinan OPD tersebut. Pihaknya juga menegaskan akan mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.(Ros/red)

 

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *