Selasa , 2 Maret 2021
Home / Kesehatan / Lima Tanda Anda Alami Depresi

Lima Tanda Anda Alami Depresi

Seringkali banyak orang terlalu sibuk dan stres dalam keseharian mereka, sehingga  tidak menyadari kalau mereka mengalami masalah kesehatan mental.

Selain merasa murung, atau cemas, gejala masalah kesehatan mental bisa tidak dipahami, dan karena banyak masalah kesehatan mental yang berbeda, gejalanya bisa sangat umum, seperti contohnya depresi dan kecemasan.

Berikut ini, merupakan tanda yang bisa dikenali dari dua kondisi mental yang paling umum seperti dilansir laman The Independent.

1. Menarik diri

Jika Anda suka tiba-tiba membatalkan acara bertemu teman-teman, atau keluarga, yang biasanya Anda datangi, selidiki apa yang ada dalam pikiran Anda.

Licy Lyus, manajer informasi dari yayasan kesehatan mental Mind, mengatakan bahwa jika perasaan murung Anda tidak hilang setelah beberapa minggu, bertambah parah, atau terus muncul, dan Anda tidak lagi menikmati hal-hal yang biasa Anda senangi, itu bisa menjadi tanda Anda depresi.

2. Tidak bisa konsentrasi

Jika pikiran Anda terisi dengan masalah kesehatan mental, terkadang Anda akan kesulitan untuk berpikir, atau berbicara dengan jelas. Anda juga mungkin akan sulit mengingat sesuatu, atau berkonsentrasi.

3. Gangguan tidur

Banyak orang yang mengalami depresi sulit untuk bangun pagi dan sulit tidur seperti biasanya. Hal ini seringkali mengakibatkan mereka merasa kelelahan, dan menjalani aktivitas harian lebih berat. Orang memiliki kecemasan, jika sulit untuk tidur, atau sering terbangun malam hari, karena khawatir tentang banyak hal. Atau, mereka akan menegangkan rahang, atau menggertakkan gigi saat tidur.

4. Merasa keluar dari kenyataan

Lyus mengatakan, jika Anda mengalami masalah kesehatan mental seperti depresi, atau post traumatic stress disorder, Anda akan merasa sesuatu tidak nyata, dan Anda tidak berada dalam kehidupan Anda sehari-hari. Misalnya, Anda duduk mengikuti rapat, tetapi Anda tidak bisa menangkap apa yang sedang dibicarakan, Anda merasa seperti tidak di sana.

5. Efek fisik

Miskonsepsi yang umum adalah bahwa penyakit psikologis tidak berdampak pada fisik. Padahal, banyak orang yang mengalami kecemasan akan mengalami juga gejala fisik seperti mual, gemetar, keringat dingin, dan serangan panik.

Sementara itu, orang dengan depresi bisa mengalami energi yang berkurang dan karenanya sulit menjaga diri dalam keseharian. Setiap orang bisa mengalami masalah kesehatan mental, dan Anda disarankan untuk berbicara kepada seseorang yang Anda kenal dan mencari bantuan profesional untuk memberikan penanganan yang tepat.(viva.co.id)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *