Senin , 29 November 2021
Home / Lifestyle / 5 Tips Agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu

5 Tips Agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu

awas-jangan-tertipu-lowongan-kerja-palsu-ke-arab-saudi-20151015071124

Ketika Anda harus melakukan wawancara, amati suasana perusahaan.

Seringkali ketika Anda ingin melamar pekerjaan, Anda akan hanya fokus pada respon perusahaan tersebut pada Anda. Namun Anda lupa untuk mengecek kebenaran dari profil perusahaan tersebut.

Zaman sekarang, semakin banyak perusahaan abal-abal yang menawarkan prospek menjanjikan dalam karier, sayangnya hal itu tidak terwujudkan setelah Anda telah mendapatkan pekerjaan tersebut.

Anda sebaiknya lebih teliti dalam mencari pekerjaan. Selain menjamin kesejahteraan, juga menjamin keselamatan kita. Supaya Anda tidak terjebak dengan lowongan pekerjaan palsu yang makin sering terjadi, cobalah beberapa tips di bawah ini.

1.Jangan Tertipu dengan Panggilan via SMS
. Saat ini, marak juga panggilan kerja via SMS. Namun bila Anda tidak pernah merasa memasukkan lamaran ke tempat tersebut, maka sebaiknya abaikan SMS itu. Pastikan Anda mencatat ke mana saja Anda memasukkan lamaran sehingga tidak terjadi penipuan.

2.Jangan Membayar Sembarangan. 
Ada beberapa perusahaan yang meminta Anda membayar atau membeli produk sejumlah tertentu di awal program kerja dan biasanya saat meminta bayaran ketika sedang sesi tanya jawab. Sebaiknya Anda menolak bayar membayar ini, karena perusahaan yang benar-benar membutuhkan karyawan tidak akan meminta uang di muka.

Ada juga sebuah syarat bahwa Anda harus membayar sekian rupiah agar bisa mendapatkan posisi tertentu. Memang tanpa koneksi dan uang, beberapa pekerjaan sulit didapatkan. Namun selalu utamakan Anda mendapatkan pekerjaan dengan bersaing secara sehat, sehingga tidak akan menyulitkan posisi Anda di masa depan.

3. Cek Profil Perusahaan.
 Sebelum Anda memasukkan CV dan lamaran Anda, pastikan untuk mengetahui profil perusahaan. Selain Anda bisa mengetahui kesesuaian kapasitas Anda pada perusahaan, Anda bisa mengetahui kebenaran bahwa perusahaan tersebut memang ada.

4. Googling Riwayat Perusahaan. 
Mengandalkan profil perusahaan saja tidak cukup. Anda harus mengetahui riwayat perusahaan di luar web perusahaan. Googling nama perusahaan di internet, biasanya akan otomatis muncul apabila perusahaan tersebut memiliki track record yang buruk.

5. Gunakan Insting
. Ketika Anda harus melakukan wawancara, amati suasana perusahaan. Bila situasi mencurigakan, Anda berhak menolak dengan tegas agenda wawancara tersebut. Jangan berikan identitas apa pun sebelum Anda keluar dari lingkungan kantor.(laruno.com)

 

About focus

Lihat Juga

Memukau, Sumenep Jazz 2018 Berhasil Hibur Ratusan Warga Sumenep

Sumenep – Dengan dibintangi dua artis dari ibu kota Jakarta, Mulan Jameela dan Iga Mawarni Sukses menghibur warga …

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *