Minggu , 28 Februari 2021
Home / Kepulauan / KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. Namun fakta hari ini mengatakan berbeda, lantaran kebijakan Bupati Sumenep selaku pemegang kebijakan penuh, malah tidak berpihak ke masyarakat Kepulauan, terlebih ditengah merosotnya perekonomian ditengah pandemi covid-19 saat ini.

Hal tersebut terungkap jelas pada kebijakan program pemerintah kabupaten Sumenep, terkait penguatan lumbung pangan yang tercatat ada 9 titik lokasi, tidak satupun yang dialokasikan dikepulauan, terlebih wilayah kepulauan memiliki luasan lahan sawah pertanian ada di Pulau Kangean.

Bantuan hibah berupa barang program pembinaan lingkungan sosial pada kegiatan bantuan sarana produksi bagi masyarakat atau kelompok masyarakat tersebut, merupakan program yang menyerap APBD tahun anggaran 2020, dengan keputusan Bupati Sumenep pada nomor 188/193/KEP/435.013/2020 tertanggal 05 Maret 2020 lalu.

” Nampak jelas bahwa Bupati Sumenep hanya sekedar seremonial saja bagi masyarakat Kepulauan selama ini, sehingga terlihat jelas ketimpangan keberpihakan pimpinan daerah terhadap masyarakatnya “, ungkap anggota DPRD Sumenep dapil kepulauan,Badrul Aini.

Badrul Aini juga menambahkan, dirinya merupakan wakil masyarakat kepulauan khususnya dapil 6, yang di sumpah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kepulauan, jadi sangat wajar apabila kami menuntut keadilan anggaran yang proporsional, apalagi kalau berbicara sektor pertanian, lahan sawah seluruh kecamatan yang ada di daratan, bahkan 25 kecamatan ketika dikumpulkan jumlah luasannya, masih kalah dengan luas lahan pertanian di kepulauan kangean, namun saat ini faktanya malah berbalik,dimana pemerintah daerah (Bupati) masih tetap memprioritaskan daerah daratan.

” Kita bahkan sampai memohon untuk dianggarkan sektor pertanian dan ketahanan pangan di PAK 2020, namun faktanya anggaran PAK 2020 untuk lumbung pangan habis tercoret karena kebijakan penyertaan modal ke BPRS sampai 50 milyard, dampaknya anggaran sektor ketahanan pangan kepulauan juga dihapus, beginikah politik anggaran itu? , ungkap Badrul.(Arief/Han)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

(VIDEO) PILKADES CURANG DIGUGAT DI PTUN, BUPATI SUMENEP TUMBANG?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *