Selasa , 28 September 2021
Home / Kesehatan / Keringat Berlebih di Ubun-Ubun, Gejala Sakit Apa?

Keringat Berlebih di Ubun-Ubun, Gejala Sakit Apa?

Tanya:

Selamat siang Dokter,
Ayah saya berumur sekitar 62 tahun. Akhir-akhir ini kesehatannya menurun. Awalnya beliau hanya batuk biasa tapi dua hari kemudian ayah saya bahkan tak kuat untuk berdiri.

Setelah dibawa ke rumah sakit dokter bilang ayah saya mengalami bronkitis yang lampau. Beberapa hari kemudian ayah saya sudah tidak batuk lagi tapi justru badannya semakin lemas.

Ia diare dan sangat susah untuk makan karena setiap kali dimasuki makanan atau minuman langsung muntah. Ketika dibawa kembali ke dokter dan diadakan tes darah dokter bilang hanya infeksi bakteri, tanpa memberi tahu dimana bakteri tersebut menginfeksi.

Terakhir ayah saya mengeluh munculnya keringat berlebihan di bagian kepala atas atau ubun-ubun. Ayah saya sakit apa ya, Dok? Hasil tes darah mengatakan semua indikasi baik dan tiphus negatif. Mohon penjelasannya, terima kasih.

FB

Jawab:

Selamat siang Saudara FB,
Keringat di ubun ubun bisa disebabkan kondisi lemas dari tubuh Ayah Anda. Kondisi lemas bisa dikarenakan oleh diare yang dialami. Selain itu, batuk yang sering juga bisa menyebabkan keringatan dan merasa lemas.

Selain kondisi infeksi atau gangguan saluran pencernaan, nafsu makan menurun disertai muntah juga, bisa dikarenakan juga daya pengecap yang menurun akan membuat orang tua kehilangan selera makan, sehingga akhirnya mereka malas makan atau makan (terlalu) sedikit.

Kondisi gigi yang mulai goyah atau sudah bertanggalan juga membuat mereka tidak kuat lagi mengunyah makanan yang relatif keras atau alot. Kondisi pencernaan para usila biasanya juga mulai bermasalah, karena fungsi usus dan lambung sudah melemah. Misalnya, makan pedas sedikit, langsung diare.

Bila di kota Anda ada dokter spesialis penyakit dalam, khusus geriatri (orang tua) itu akan lebih baik dari segi penanganan. Sebagai penanganan awal, bujuk makan sedikit sedikit tapi sering, dan hindari kopi serta teh.

Masalah kesehatan orang tua memang butuh penanganan yang lebih. Kondisi fisik yang dimakan umur juga sedikit banyak berpengaruh juga.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.

Dijawab oleh:dr. Ulil Huda
Sumber: http://meetdoctor.com/ (suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *