Senin , 1 Maret 2021
Home / Olahraga / KEMENPORA BUKA GALA DESA 2017 DI SUMENEP

KEMENPORA BUKA GALA DESA 2017 DI SUMENEP

Sumenep – Kementerian Pemuda Dan Olahraga Indonesia secara resmi menggelar event olahraga ‘ Gala Desa ‘, yang secara simbolis dibuka di lapangan sepak bola, Desa Talang Kecamatan Saronggi Sumenep, Madura. Yang mana pada Gala Desa tersebut, kompetisi dari berbagai cabang olahraga pun diselenggarakan dan diikuti oleh seluruh Desa di Sumenep, yang akan dihelat dari tanggal 12 Oktober hingga 3 Desember 2017.

Gala Desa ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dari desa-desa di Sumenep secara gratis, dimana cabang olahraga tersebut meliputi, Sepakbola dengan batasan usia 16 tahun, yang diikuti oleh 14 Desa, Bola Voli yang diikuti oleh 32 Desa, dengan batasan usia 18 tahun, Athletik diikuti oleh 50 Desa, dengan batasan usia perseorangan 12 tahun, kelompok 15 tahun, Sepak Takraw diikuti oleh 12 Desa, dengan batasan usia 12 tahun, Tenis meja diikuti oleh 70 Desa, dengan batasan usia 15 tahun, dan Bulu Tangkis yang diikuti oleh 12 Desa, dengan batasa usia 13 tahun.

Kepala Bidang Pemuda Dan Olahraga, Disparbudpora Sumenep, Indra Purnomo, selaku ketua pelaksana Gala Desa 2017,¬† menjelaskan bahwa tujuan dari Gala Desa ini adalah mendukung gerakan masyarakat sehat melalui gerakan ‘Ayo Olahraga’, mendukung kebijakan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa, dan menggali potensi dan bakat olahraga dari Desa/Kelurahan, yang nantinya akan dikembangkan ketingkat Nasional dan Internasional, sehingga pihaknya berharap para atlet dari setiap Desa di Kabupaten Sumenep dapat maksimal dalam Gala Desa 2017 ini, agar nantinya menjadi kebanggaan Kabupaten Sumenep di tingkat Nasional hingga Internasional.

” mari berkompetisi dan bersaing secara sehat, sehingga talenta para atlet Sumenep dapat tersalurkan dengan baik, yang nantinya akan mengharumkan dan menjadi kebanggan Kabupaten Sumenep “, kata Indra Purnomo.

 

Sementara itu, Bambang Pamungkas, Kasubid Pembinaan Olahraga Pendidikan Menengah, Kementrian Pemuda dan Olahraga,  mengakui bahwa potensi dan bakat dari tingkat desa sangat penting untuk di gali, mengingat sulitnya potensi para atlet dapat muncul dipermukaan, sehingga Gala Desa harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para atlet, sehingga nantinya akan tumbuh atlet yang berbakat, dan mendapatkan pembinaan dan pelatihan secara profesional oleh Disbudparpora Sumenep, supaya nantinya bisa dijadikan penambah skuad tim Indonesia di pekan Olimpiade, selain itu Kemenpora juga memiliki sekolah olahraga, seperti SKO dan PPLP, sehingga nantinya dari Kabupaten mengajukannya ke pemerintah Provinsi, dimana nantinya para atlet yang berprestasi akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta berdasarkan rekomendasi dari daerah.

” semoga para atlet dapat memaksimalkan kesempatan lewat Gala Desa ini, sehingga potensi/bakat para atlet tidak sia-sia, terlebih bisa menjadi skuad tim Nasional Indonesia “, harap Bambang.

Seperti diketahui, usai membuka secara resmi Gala Desa 2017 Sumenep oleh perwakilan dari Kementrian Pemuda Dan Olahraga, pertandingan pertama pun digelar, yakni dari cabang olahraga Sepak Bola, yang mempertemukan kesebelasan Desa Talang melawan kesebelasan Desa Kalianget Timur.(Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *