Jumat , 26 Februari 2021
Home / Kepulauan / KAPAL MUDIK GRATIS TUJUAN KEPULAUAN KANGEAN TELAH BEROPERASI, RATUSAN  PEMUDIK MASIH KECEWA?

KAPAL MUDIK GRATIS TUJUAN KEPULAUAN KANGEAN TELAH BEROPERASI, RATUSAN  PEMUDIK MASIH KECEWA?

Sumenep, Kapal Mudik gratis Express Bahari 9C yang sempat mengalami kerusakan dan kandas di perairan Kepulauan Ra’as beberapa waktu lalu mengakibatkan Jadwal pemberangkatan mudik gratis tertunda selama 2 hari karena proses perbaikan akhirnya hari ini, Rabu 21 Juni 2017 bisa digunakan untuk mengantarkan pemudik ke Kampung halaman.

“Alhamdulillah Kapal kita yang sempat mengalami kerusakan telah diperbaiki, dan hari ini sudah bisa digunakan untuk mengantarkan para pemudik ke kampung halaman, Kapal sudah sampai ke Pelabuhan Kalianget sejak 22.00 WIB,” terang Humas Bahari Express, Zainal.

Pihaknya mengatakan untuk mengurangi adanya penumpukan penumpang karena pemberangkatan yang sempat tertunda selama dua hari, “untuk mengurangi penumpukan penumpang kami masukkan dulu penumpang yang tanggal 19 Juni 2017,  sebagian lagi penumpang yang tanggal 20 Juni 2017, nanti pada siangnya kapal akan kembali berangkat dari Pelabuhan Kalianget ke Kepulauan Kangean yang tanggal 20 akan kita masukkan jika masih ada kosong baru kita masukkan yang tanggal 21 Juni 2017, “Tambahnya.

Dari pantauan focusmadura.com, Kapal Mudik gratis Program Pemprov Jawa Timur tujuan  Kepulauan Kangean dipadati calon penumpang sejak Pukul 03.30 WIB, terlihat ratusan penumpang mengantri di pintu masuk Pelabuhan II Kalianget, Sumenep, Madura Jawa Timur.

Meskipun Kapal Mudik Gratis Program Pemprov Jawa Timur telah kembali beroperasi, calon ratusan pemudik yang telah menunggu bahkan hingga menginap di Pelabuhan mengaku sangat kecewa, pasalnya terdapat penumpang yang memiliki tiket dengan jadwal pemberangkatan 21 Juni 2017.

“Saya selaku warga kepulauan kecewa sekali, karena tadi ada penumpang anggota DPRD Kabupaten Sumenep yang berinisial I-M,  dengan membawa keluarga sekitar 20 orang itu keluarganya dimasukkan, padahal tiketnya masih tanggal 21 Juni 2017, seharusnya kan  kalau tanggal 21 Juni 2017 itu tidak berangkat pada hari ini dan kemarin dari pihak dinas perhubungan Provinsi Jawa Timur dan operator itu ada jata 40 sampai 60 untuk penumpang yang masyarakat yang tidak memiliki tiket kapal mudik gratis,” ungkap Ach Huzaini, calon pemudik.

Huzaini juga mengherankan kejadian tersebut, “Padahal selama ini anggota DPRD tidak pernah benar-benar mengawal pembangunan daerah kepulauan, malah menjadi beban para pemudik dengan tujuan kepulauan yang telah berhari-hari menunggu keberangkatan kapal mudik gratis ini “, jelas Huzaini.

Huzaini juga menjelaskan bahwa,  sejak kemarin para pemudik melakukan demonstrasi, audiensi kepada pihak pemerintah terkait tidak adanya kapal mudik gratis selama 2 hari, namun satu pun anggota DPRD dapil 7 yang merupakan wakil rakyat tidak satupun terlihat batang hidung nya.

” anggota DPRD itu wakil rakyat, jadi utamakan rakyat terlebih dahulu lah, jangan yang penting dirinya sudah nyaman dulu, sedangkan rakyatnya diabaikan “,singgungnya.

Seperti diketahui, bahwa ratusan pemudik ini, telah berhari-hari bertahan di pelabuhan Kalianget,  dalam keadaan bawa barang barang, serta bersama keluarga, dan anak kecil, sehingga para pemudik butuh biaya lebih selama bertahan di pelabuhan kalianget Sumenep.(Faris/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *