Rabu , 12 Mei 2021
Home / Nasional / Jika Tak Hati-hati, Kasus Ahok Bisa Jadi Masalah Dunia

Jika Tak Hati-hati, Kasus Ahok Bisa Jadi Masalah Dunia

anggota-dewan-pertimbangan-presiden-hasyim-muzadi-dan-menteri-pertahanan-ryamizard-ryacudu-di-kementerian-pertahanan-suara-com-ummi-hadyah-saleh
ummi hadyah saleh-suara.com

Selain itu, kata Hasyim, untuk menangani masalah juga harus dengan sikap yang mengayomi semua pihak.

Kementerian Pertahanan menyelenggarakan silaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama di kantor kementerian, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Dalam sambutan, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi menyinggung kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Hari ini kita juga di hadapan pada masalah yang sesungguhnya tidak terlalu besar, tapi bisa mengubah, masalah yang lokal di Jakarta, jadi masalah Indonesia. Bahkan kalau kita  nggak  hati-bisa bisa jadi masalah dunia. Bukan kita yang mimpin dunia, tapi dunia masuk mengacak-acak,” kata Hasyim.
Mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menambahkan untuk mengatasi permasalahan bangsa saat ini diperlukan tindakan proporsional.
Selain itu, kata Hasyim, untuk menangani masalah juga harus dengan sikap yang mengayomi semua pihak.
“Saya sering sampaikan pertimbangan pada Presiden agar penanganan masalah krusial belakangan ini jangan lebih dulu menggunakan kekuasaan untuk berpihak. Yang  harus ditempati adalah pengayoman untuk semua kemudian dikembalikan ke proporsi ketentuan hukum semestinya. Karena kalau negara berpihak posisi penyelenggara negara akan berpihak,” katanya.
Dalam kasus Ahok, Hasyim mengimbau kepada semua kalangan muslim yang menginginkan tuntas, untuk tetap fokus mendorong penegakan hukum saja, bukan ke hal-hal yang lain.
“Saya mohon seluruh ulama masyarakat muslimin kalau emang masalah yang diinginkan keadilan dan hukum fokus ke itu saja, jangan kemana-mana. Umat memiliki hak untuk minta kepastian hukum pada negara karena negara berkewajiban untuk  melaksanakan hak keadilan hukum karena masyarakat termasuk kaum muslim. Apabila proporsi ini bisa ditempati masing-masing, ya Insya Allah bisa diselesaikan,” kata dia.(http://suara.com)
 

About focus

Lihat Juga

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

KPK Tangkap Tangan 6 Hakim dan Panitera PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penegak hukum. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *