Kamis , 4 Maret 2021
Home / Sumenep / Ini Penjelasan Perawat RSUD Sumenep Yang Nyaris Bentrok Dengan anggota DPRD

Ini Penjelasan Perawat RSUD Sumenep Yang Nyaris Bentrok Dengan anggota DPRD

Sumenep-, Terkait insiden salah satu Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi dengan salah seorang perawat RSUD Kabupaten Sumenep, yang nyaris adu jotos ini, berikut penjelasan Sugianto, perawat yang terlibat cekcok dengan Anggota DPRD tersebut.

Sugianto menuturkan kepada sejumlah awak media kejadian yang ia alami kemarin pada Jumat, 9 Februari 2018, memang ada salah seorang keluarga pasien yang ternyata salah seorang anggota DPRD meminta kunci kepada perawat karena hendak keluar.

Diketahui keluarga pasien yang meminta kunci ruangan karena hendak keluar itu pada saat jam besuk pasien telah ditutup sehingga pintu ruangan rumah sakit dikunci.

“Jadi waktu itu saat jam besuk pasien telah di tutup terdapat 4 perawat di dalam ruangan, kemudian ada salah seorang keluarga pasien yang meminta kunci kepada perawat dengan nada yang cukup kasar dan kebetulan kuncinya dibawa oleh cleaning service, kemudian saat keluarga pasien diminta untuk menunggu oleh salah seorang Perawat keluarga pasien tersebut langsung bentak bentak” Ungkapnya Saat ditemui sejumlah awak media.

Lanjut Sugianto, saat diminta untuk sabar menunggu kunci karena dibawa oleh cleaning service keluarga pasien yang merupakan salah seorang anggota DPRD itu masih saja meminta kunci dengan alasan terburu buru.

“Karena keluarga pasien masih emosi saya langsung menghampirinya dan mengatakan jangan rame – rame pak karena ini rumah sakit dan banyak pasien namun dia masih saja emosi dan sehingga saya mengatakan ya sudah pak kalo gitu pukul saja saya, kemudian dia mengatakan kamu itu siapa, kamu itu perawat goblok gak tau sopan santun, spontan saya bilang kalo saya perawat goblok sampeyan itu apa pak. Tak lama kemudian teman saya melerai saya dan keluarga pasien yang sedang terlibat cekcok dengan saya “, Kata Sugianto.

Setelah sempat dilerai Sugianto menghindar dan duduk di kursi perawat namun Keluarga Pasien yang sempat cekcok dengannya kembali menghampiri dia sembari mengintimidasi nya.

“Mendapat perkataan bagaikan ancaman bagi saya, ya dengan spontan saya menggebrak meja sambil mengatakan sudah lah pak jangan seperti itu, tak lama kemudian Kepala Ruangan saya melerai dan membawa keluarga pasien itu namun ternyata Kepala ruangan saya juga malah ditegur olehnya,” tambahnya.

Moh Nur Insan, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sumenep mengaku cukup peihatin dengan adanya insiden tersebut, namun menurutnya insiden tersebut dikarenan adanya misskomunikasi.

“Saya cukup prihatin dengan adanya insiden tersebut, dan mudah mudahan kejadian ini menjadi yang terakhir kalinya. Nah kami sesama profesi perawat tidak ingin jadi orang yang selalu disalahkan dalam kondisi seperti itu”, Ungkapnya.

Pihaknya menyarankan untuk kedepannya alangkah eloknya jika di setiap ruangan di RSUD sumenep ada petugas security, sehingga teman – teman yang bekerja di rumah sakit baik itu perawat atau dokter atau tenaga medis yang bekerja akan merasa aman dan tenang dalam melaksanakan tugasnya.(Ris/aik/red)

 

About focus

Lihat Juga

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *