Rabu , 16 Juni 2021
Home / Sumenep / Ini Kronologi Tas Ransel Bom Yang Hebohkan Polisi Sumenep

Ini Kronologi Tas Ransel Bom Yang Hebohkan Polisi Sumenep

Terduga pelaku merupakan warga Tuban

Sumenep-, Kepolisian Resort Sumenep dikejutkan dengan penemuan tas hitam yang dicurigai mengandung bahan peledak atau bom yang diduga diletakkan oleh pelaku di depan kantor Mapolsek Gapura, Sumenep, Madura – Jawa Timur.

untuk mengantisipasi ledakan dan timbulnya korban jiwa, setelah menemukan tas yang diduga mengandung bahan peledak atau bom tersebut, akhirnya Polres Sumenep berkoordinasi dengan satuan Penjinak Bahan Peledak Brimob Pamekasan, Madura – Jawa Timur dalam proses menjinakkannya.

Dibutuhkan kurang lebih dua jam dalam proses menjinakkan barang yang diduga mengandung bahan peledak atau bom tersebut oleh tim Penjinak Handak Brimob Pamekasan, saat proses penjinakan pun petugas kepolisian melakukan sterilisasi dalam radius lima puluh meter karena banyak warga yang berdatangan untuk menyaksikan secara langsung proses tersebut, hingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu oleh kerumunan warga.

Dalam hitungan mundur suara ledakan dahsyat terdengar dari lokasi penjinakan  Bom, Tim Penjinak Handak pun berhasil menjinakkan barang yang mengandung bahan peledak atau bom tersebut. Setelah dijinakan pihak kepolisian langsung mengamankan serpihan ledakan tas tersebut. Selain serpihan ledakan polisi juga mengamankan buku tabungan, buku telephone yang salah satunya tercatat nama Abu.

Menurut Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan warga, dan mendatangkan Satuan Tim Penjinak Bom Brimob Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dan pelaku pun telah terdeteksi, pelaku berinisial L-K, menurut kartu penduduk yang ditemukan, L-K adalah warga Dusun Purbo Mayang Sekar, Desa Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat ini L-K dalam proses penangkapan untuk diintrogasi dan dimintai pertanggungjawaban atas kelakuannya.

“ awalnya pelaku mendatangi Mapolsek Gapura, Sumenep, Madura – Jawa Timur untuk meminta sejumlah uang dengan alasan untuk ongkos pulang ke tuban. “setelah diberi uang oleh Kapolsek Gapura, terduga pelaku ini tiba – tiba menghilang dan begitu saja meninggalkan tas hitam tersebut”, ungkapnya.(faris/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *