Senin , 1 Maret 2021
Home / Lifestyle / Festival Srikaya : Ayo Petik Langsung Buah Srikaya Dari Pohonnya

Festival Srikaya : Ayo Petik Langsung Buah Srikaya Dari Pohonnya

Sumenep -,Kabupaten Sumenep merupakan kota diujung timur pulau Madura, banyak daya tarik yang ada di Kabupaten yang berjuluk mutiara hitam pulau Madura tersebut, salah satunya yakni dari sisi perkebunan buah srikaya. Dimana terletak di beberapa desa di Kecamatan Saronggi, menjadikan buah srikaya salah satu produk perkeunan unggulan dari Kecamatan Saronggi.

Merespon potensi besar dari Kecamatan Saronggi tersebut, komunitas pemerhati pariwisata Sumenep ‘ Jung-Rojung ‘ menggagas ide, yakni Festival Srikaya. Dimana pada event perdana mereka tersebut, ada berbagai hal yang menarik, seperti bazaar, lomba kuliner, lomba swafoto dan lomba memakan srikaya.

” pada event tersebut, kami juga menyuguhkan serangkaian kegiatan yakni berupa lomba, yang keseluuhan berbahan dasar dari buah srikaya, dan event tersebut kami gelar secara gratis “, jelas Ferry.

Ferry Saputra, selaku penggagas event tersebut juga menjelaskan bahwa pihaknya optimis acara tersebut akan menjadi daya tarik warga Sumenep hingga mendatangkan wisatawan dari luar Sumenep bahkan dari luar Madura, karena menurutnya buah srikaya menjadi buah primadona bagi banyak orang, sehingga pada event tersebut nantinya, akan ada kegiatan petik srikaya langsung dari pohonnya.

” pengunjung selain dapat mengikuti lomba yang kita sediakan, para pengunjung juga dapat memetik langsung buah srikaya langsung dari pohonnya “, tutur Ferry.

 

Menanggapi hal tersebut, wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengaku sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman yang tergabung dalam komunitas ‘ Jung-Rojung ‘, karena menurutnya masih banyak potensi-potensi yang dapat mendatangkan para wisatawan untuk datang ke Sumenep, sehingga insiatif teman-teman dari komunitas ‘ Jung-Rojung’ merupakan salah satu inovasi kreatif yang dapat dijadikan inspirasi warga Sumenep pada umumnya, untuk lebih kreatif dalam meng-eksplore potensi dilingkungannya masing-masing.

” kami (pemerintah) sangat mengapresiasi kreatifitas teman-teman komunitas ‘ Jung-Rojung ‘, semoga menjadi contoh bagi warga Sumenep yang lainnya, karena ketika potensi disuatu daerah di Sumenep diketahui orang banyak, maka akan banyak wisatawan yang akan berdatangan “, jelas Achmad Fauzi.

Achmad Fauzi juga menjelaskan bahwa banyak berbagai potensi di Kabupaten Sumenep yang seharusnya menjadi daya tarik untuk dikunjungi para wisatawan dari luar madura, belum tergarap maksimal, sehingga pihaknya mengajak secara keseluruhan masyarakat Sumenep untuk lebih kreatif dalam meng-eksplore potensi didaerahnya masing-masing.

” ayo ke Sumenep pada hari Minggu 24 Maret, yakni diacara Festival Srikaya “, ajak Achmad Fauzi.(ross)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *