Kamis , 4 Maret 2021
Home / Sumenep / Empat Warga Batu Putih Tewas didasar Sumur Diduga Akibat Gas Beracun

Empat Warga Batu Putih Tewas didasar Sumur Diduga Akibat Gas Beracun

Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah

Sumenep-, Empat warga Kecamatan Batu Putih, Sumenep, Madura – Jawa Timur tewas didalam sumur, Kamis 12 April 2018.

Keempat warga tersebut yakni Tossan (45 Tahun) warga Dusun Mongguk, Desa Juruan Daya, Batu Putih Sumenep, Sugik (27 Tahun) Warga Dusun Muraas, Desa Badur, Batu Putih Sumenep, Junaidi (28 Tahun) Warga Dusun Muraas, Desa Badur Sumenep, Dan Sumahbi (47 Tahun) Warga Dusun Muraas, Desa Badur, Batu Putih Sumenep.

“kejadian tersebut terjadi pada sekitar pukul 16.00 WIB bermula ketika satu Tossan pemilik sumur hendak membetulkan mesin pompa air yang rusak di dalam sumur berdiameter 1 meter dengan kedalaman kurang lebih 50 Meter”, Terang Kepala Desa Juruan Daya.

Namun karena minimnya oksigen dan diduga sumur mengeluarkan gas beracun yang berasal dari mesin pompa air hingga akhirnya Tossan Lemas dan tercebur kedalam air sumur.

Kemudian terdapat tiga orang warga yang masuk kedalam sumur untuk menolong korban namun upaya ketiga warga tersebut tak membuahkan hasil dan ikut tercebur kedalam air sumur, setelah beberapa menit dari dalam sumur mengeluarkan asap warna putih dan berbau tajam sehingga tidak ada warga yang berani masuk kedalam sumur.

Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah membenarkan adanya insiden yang menyebabkan empat warga Batu Putih tewas didalam sumur.

“kejadian ini murni kecelakaan sendiri tanpa ada penyebab lain. Pada proses evakuasi cukup sulit karena kita hanya menggunakan alat seadanya”, Katanya saat ditemui sejumlah awak media di Lokasi kejadian.

Proses evakuasi korban terus dilakukan oleh Polri, TNI, BPBD serta dibantu warga setempat, butuh waktu hingga berjam – jam untuk mengevakuasi korban.

Pada sekitar pukul 21.53 WIB keempat jenazah korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

Selanjutnya, setelah berhasil dievakuasi, keempat korban dibawa ke rumah duka dan keluarga korban menolak untuk dilakukan visum karena dianggap murni kecelakaan sendiri dan sudah takdir.

Pantauan focusmadura.com lokasi kejadian dipenuhi isak tangis dari keluarga dan kerabat korban, banyak warga yang datang untuk melihat langsung proses evakuasi korban.(Ris/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *