Selasa , 19 Oktober 2021
Home / Pamekasan / Eksekusi Rumah, Petugas Keamanan Dihujani Batu, Air Cabai dan Molotov

Eksekusi Rumah, Petugas Keamanan Dihujani Batu, Air Cabai dan Molotov

IMG_20160406_134733

Petugas Keamanan Dihujani Batu, Air Cabai dan Molotov

 

Pamekasan –  Petugas gabungan dari TNI 0826 Pamekasan, anggota Polres Pamekasan, dan Brimob  serta petugas dari Pengadilan Negeri Pamekasan, Jawa Timur dihujani batu, molotov, dan cairan cabe saat melakukan eksekusi rumah.

Namun beruntung sekitar sepuluh unit molotov rakitan tersebut berhasil diamankan terlebih dahulu oleh satuan anggota Brimob, sehingga dalam kericuhan ini, tidak timbul korban jiwa dan korban luka.

Rumah yang dieksekusi adalah milik H. Jauhari di Jalan Kangenan Desa Panempan Kecamatan Kota Pamekasan. Rumah tersebut dieksekusi setelah gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan dimenangkan Syaiful Bahar.

Menurut Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol. Sarpan, perlawanan tersebut merupakan hal yang lumrah dalam eksekusi rumah. Sebab pemilik rumah pasti tidak mau diusir oleh petugas.

pihak kepolisian juga setidaknya telah mengamankan delapan warga yang dianggap sebagai provokator dalam eksekusi lahan ini, dan dilepaskan kembali setelah proses eksekusi selesai.

“Biasa itu perlawanan kecil-kecilan, wong namanya mereka mau diusir,” kata Kompol. Sarpan, kepada wartawan, Rabu (6/4/2016).

Namun demikian, pihaknya tetap memberikan tembakan peringatan dan gas air mata untuk meredam amarah warga yang menolak eksekusi tersebut. Karena mereka harus menyadari bahwa eksekusi tetap harus dilakukan.

“Artinya agar mereka menyadari bahwasanya hal itu (eksekusi.Red) harus tetap dilaksanakan,” imbuh Sarpan.

Untuk diketahui, berdasarkan amar putusan Risalah Lelang No 011/2011 yang kemudian diperkuat dengan penetapan PN Pamekasan Nomor 02/Pdt/2011 dan putusan banding PT Jatim Nomor 136/PDT/2012, yang dituang pada papan eksekusi yang ditancapkan di lahan tersebut.rumah milik H. Jauhari di Jalan Kangean kota Pamekasan dieksekusi lantaran tak kuat membayar hutang di salah satu BANK. Sehingga dilelang oleh BANK tersebut dan dimenangkan Syaiful Bahar.

Karena tidak terima, H. Jauhari melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Pamekasan, Namun gugatan tersebut tetap dimenangkan oleh Syaiful Bahar selaku pemenang lelang terhadap rumah itu.(tof/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Madura United Awali Liga 1 2018 Dengan Kemenangan

Pamekasan-, Pertandingan perdana laga kandang Madura United melawan Barito Putera, Senin 26 Maret 2018 di …

Madura United Optimis Raih Poin Penuh Melawan Barito Putera Besok

Pamekasan-, Jelang Pertandingan perdana liga 1 Indonesia Tim Laskar Sape Kerrap, Madura United optimis raih …

Gempa Berkekuatan 3,5 Skala Richter Guncang Wilayah Pamekasan

focusmadura.com-, Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,5 Skala richter mengguncang wilayah Kabupaten Pamekasan Sumenep, Madura – …

Tak Dapat Tunjukkan Kartu Identitas 2 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan Satpol PP

Pamekasan-, Satuan Polisi Pamong Praja(Sat PolPP) Kabupaten Pamekasan, Madura – Jawa Timur, amankan dua wanita …

KPK Amankan Bupati, Kajari, dan sejumlah pejabat di Pamekasan

pamekasan-, Achmad Syafii, Bupati Pamekasan, Madura – Jawa Timur diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, …

Pemilik Tak Ingin Lahannya Dibebaskan, Pengembangan Wisata Api Tak Kunjung Padam Terkendala

Pamekasan-, si Pemilik tak ingin lahannya dibebaskan, pengembangan wisata alam di Desa Larangan Tokol, Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *