Rabu , 16 Juni 2021
Home / Hukum / Dugaan Kasus Tipikor Pasar Tradisional Desa Pragaan Bagaikan Ditelan Bumi

Dugaan Kasus Tipikor Pasar Tradisional Desa Pragaan Bagaikan Ditelan Bumi

korupsi-ilustrasi-nih

POLRES Sumenep Terkesan Jalan Ditempat Tangan Kasus Korupsi Pasar Pragaan

Sumenep– Terhitung tanggal 24/05/2016 kepolisian Resort (Polrest) Sumenep melakuakan pemeriksaan kepada 15 saksi dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) renovasi pasar tradisional Desa Pragaan, hampir 1 bulan pasca pemeriksaan namun masih belum ada kejelasan, untuk diketahui, sepela pasca pemeriksaan pada tanggal lalu 31/05/2016, Polres Sumenep kasus tersebut masih masih dalam penyelidikan pengumpulan data-data.

Hingga saat sekarang 15/06 perekembangan kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional Desa Pragaan sepertinya tidak ada perkembangan yang signifikan, bahkan jawaban dari Polres Sumenep masih sama penyelidikan pengumpulan data-data,

Hal itu disampaikan oleh Kabag Humas Kepolisian resort (Polrest) Sumenep AKP Hasanudin, mengatakan masih tidak ada perkembangan apapun mengenai dugaan kasus (Tipikor) renovasi pasar trandisional Desa Pragaan tersebut, dengan alasan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“iya masih sama seperti itu, belum dapat menentukan siapa tersangka, sedang  kami teliti oleh penyidik Polres dugaan kasus,”Rabu (15/06/2016)

Ia berdalih saat sekarang tim penyidik Polres Sumenep sedang menganalisa, dan meneliti kasus dugaan tipikor tersebut, selain itu polres Sumenep juga berdalih saat sekarang sedang menganalisa keterangan dari 15 saksi,”tidak ada kesulitan yang penting nanti ada saksi yang menujurus kepada siapa pelakunya itu cuman,”terangnya

Dikatakan olehnya bahwa dalam tatanan penyidikan tidak ada target meskipun begitu menurutnya penyidik lah yang dapat menentukan target selesainya sebuah kasus,

Dari 15 saksi yang telah diperiksa oleh Polres Sumenep pada 24/05/ penyidikan kasus Tipikor berbeda dengan kasus-kasus lain tambahnya. 2016, belum dapat menentukan saksi satupun atas kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional Desa Pragaam,”dari 15 saksi kan masih harus dianalisa dan diteliti keterangan dari 15 saksi siapa yang harus dijadikan tersangka,”dalihnya

Ia menambahkan tidak dapat memberikan keterangan lebih banyak karena keterangan yang ia sampaikan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penyidik,”saya tidak mau berandai-andai, selama penyidik belum memberikan keterangan saya tidak bisa menjawab,”alasanya.(syem/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *