Rabu , 12 Mei 2021
Home / Sumenep / DPRD Sumenep : Kades Malas Tebus Rastra Warga Kembali Jadi Korban

DPRD Sumenep : Kades Malas Tebus Rastra Warga Kembali Jadi Korban

focusmadura.com-stock raskin di gudang Bulog Sumenep

Soal Rastra, Pemkab Sumenep Jangan Hanya Jadi Penonton

Sumenep- Persoalan beras miskin di Kabupaten Sumenep membuat sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten DPRD Sumenep Geram, dan  mendesak desak kepala untuk menebus jatah batuan beras untuk keluarga sejahtera (rastra) tahun 2015, karena dinilai akan menghambat pendistribusian (Rastra) tahun berikutnya.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep. A Hamid Ali Munir, mengatakan desa yang belum  sama sekali melakukan penebusan Rastra pada tahun 2015 lalu, hendak sesegera mungkin melakukan penebusan agar tidak mengganggu kepada pendistibusian tahun 2016 ini.

“karena ini kan kewajiban desa untuk melakukan penebusan, yang seharusnya dilakukan penebusan setiap bulan ternyata sampai saat ini banyak yang belum melakukan penebusan,”teranganya

Ia menambahkan untuk pihak kecamatan dan desa selaku pemerintahan dibawahnya selalu aktif melakukan komunikasi, sehingga desa dapat melakukan penebusan  jatah rastra tersebut, jika  desa  tak kunjung melakukan penebusan dipastiakan akan mengganggu kepada pendistribusian raskin berikutnya tahun 2016 ini.

“ Pemkab Sumenep juga harus pro-aktif dalam persoalan ini, bukan malah membiarkan seperti saat ini “, cetus Hamid.

Karena menurutnya dalam persoalan ini, lagi-lagi rakyat yang jadi korban nya, pemerintah daerah seharusnya lebih pro-aktif dalam persoalan ini ”jika tak menebus konsekwensinya itu kembali kepada masyarakat itu sendiri,”terangnya Kamis (28/04/2016)

Dikatakanya  pemerintah daerah Sumenep memang tak punya kewenangan dalam melakukan desakan kepada desa yang belum melakukan penebusan Rastra, kepada desa yang mendapatkan jatah tahun 2015 lalu.,dalam hal ini perlu kiranya ada komunikasi kepala desa dengan masyarakat penerima manfaat, lalu lakukan penebusan biar tidak berefek kepada masyarakat penerima manfaat,”harapnya. (sym/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *