Rabu , 16 Juni 2021
Home / Nasional / Demi Gelar Inbox, Pemkab Sumenep Kuras Ratusan Juta Rupiah

Demi Gelar Inbox, Pemkab Sumenep Kuras Ratusan Juta Rupiah

img-20161111-wa0032

Disdik Kerahkan Siswa, BUMD Sumbang Uang, Inbox Tuai Kritikan Pedas Ulama Sumenep

Sumenep- Demi gelar hiburan dengan level nasional pada 12-13 November 2016, Pemerintah Kabupaten Sumenep mendapat kritikan dari sejumlah kalangan masyarakat Sumenep, Madura, pasalnya pada pagelaran tersebut, Pemkab Sumenep disinyalir menghabiskan sejumlah uang yang berkisar ratusan juta rupiah.

Tidak hanya itu, dinas pendidikan Sumenep dengan hasil rapat yang digelar bersama sekretaris daerah Sumenep, Hadi Soetarto, beberapa waktu yang lalu, dengan isi rapat yang tertuang pada hasil rapat secara tertulis, yaitu himbauan terhadap sejumlah sekolah dan akademisi untuk hadir pada pagelaran tersebut, yang menyebutkan bahwa para siswa dan dan mahasiswa untuk hadir tepat waktu, yakni pada pukul 06.00 WIB hingga selesai, karena pagelaran hiburan tersebut ditayangkan secara Live di salah satu stasiun televisi swasta Nasional.

Dalam kondisi tersebut, Kepala Bagian Humas Pemkab Sumenep tidak dapat dihubungi, guna dimintai wawancara nya, beruntung kepala dinas kominfo, Yayak Nurwahyudi dapat merespon ketika dihubungi via telephone, dan menjelaskan bahwa Sumenep telah menganggarkan uang berkisar ratusan juta rupiah dalam acara hiburan Inbox tersebut.

“ dana tersebut kami peroleh dari pihak ketiga, melainkan bukan dari APBD
“, terangnya.

Yayak Nurwahyudi menyebutkan bahwa pihak ketiga yang menyumbang dalam event hiburan tersebut adalah salah satu BUMD Sumenep, yaitu Bank BPRS.

Sementara itu, kecaman keras dilontarkan oleh salah satu ulama Madura, K.H Jurjis Muzammil, sosok kiai yang akrab dikenal kerap menentang hal-hal yang menyimpang secara pandangan Agama Islam ini, mengaku sungguh sangat kecewa dengan digelarnya hiburan tingkat Nasional, yang dikenal dengan INBOX ini, identik menyuguhkan hiburan-hiburan dengan menampilkan para artis Ibu Kota yang berbusana secara terbuka.

“dalam kondisi Indonesia saat sekarang kok bukan malah mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, kok malah berpesta sedemikian rupa, apa lagi nantinya para artis yang tampil mengumbar aurat, gimana cara berpikir Pemkab Sumenep ya “, keluhnya.

K.H Jurjis Muzammil menambahkan, bahwa pada pagelaran hiburan tersebut, beliau mendengar bahwa Pemkab Sumenep rela kuras sejumlah uang yang berkisar ratusan juta rupiah,apa manfaatnya sampai mengeluarkan uang sebesar itu “, imbuhnya.

Seperti diketahui, acara hiburan yang digelar di stadion A. Yani Sumenep ini, digelar pada tanggal 12-13 November 2016, acara ini diselenggarakan oleh salah satu acara hiburan terkenal, yaitu Inbox, dan ditayangkan secara langsung oleh salah satu televisi swasta terkenal, dengan menampilkan sejumlah deretan artis-artis ibu kota.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

KPK Tangkap Tangan 6 Hakim dan Panitera PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penegak hukum. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *