Minggu , 7 Maret 2021
Home / Kesehatan / Cokelat Hitam Mampu Perlambat Penuaan Otak

Cokelat Hitam Mampu Perlambat Penuaan Otak

Selain baik untuk diet, mengonsumsi cokelat hitam ternyata dapat melindungi otak dari stres dan pembengkakan terkait usia sehingga dikaitkan dengan gangguan neuro degeneratif seperti penyakit Alzheimer.

Temuan ini juga dapat membantu menjelaskan efek menguntungkan pada ingatan yang terlihat pada orang yang mengonsumsi cokelat hitam serta kaitannya dengan Stres oksidatif dan pembengkakan yang meningkat seiring dengan proses penuaan.

Menurut Indian Express, dalam sebuah studi preklinik yang dilakukan baru-baru ini, para peneliti dari University of California San Diego di Amerika Serikat menunjukkan bahwa epikatekin, dan flavanol yang ditemukan pada cokelat hitam, mampu mengurangi stres oksidatif yang bersifat merusak dan neuro inflamasi pada penuaan tikus.

Setelah dua minggu pengobatan dengan epikatekin, hal ini tidak hanya menekan tingkat stres oksidatif dan neuro inflamasi yang biasanya meningkat sehingga secara otomatis mampu meningkatkan memori dan kecemasan pada tikus.

“Kami sebelumnya melaporkan efek menguntungkan pengobatan dengan flavanol biji cokelat pada stres oksidatif akibat penuaan dan kapasitas untuk mengembalikan modulator biokimia mitokondria di korteks prefrontal tikus berusia 26 bulan,” kata tim peneliti itu.

Dalam penelitian saat ini, dengan menggunakan tikus percobaan yang serupa, mereka memeriksa kemampuan Epikatekin untuk mengurangi stres oksidatif dan pembengkakan yang menyebabkan tingkat memori dan  kecemasan meningkat.

Tikus jantan menjalani dua minggu pengobatan dan sampel otak mereka dikumpulkan untuk penilaian titik akhir yang relevan. Penilaian indikator protein karbonil dan tingkat malondialdehida menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan penuaan yang ditekan oleh Epikatekin.

Secara keseluruhan, hasil ini memiliki bukti kapasitas Epikatekin yang unik untuk secara signifikan mengurangi neuroinflamasi yang mengarah pada fungsi otak yang lebih baik. Penelitian ini dipublikasikan secara rinci di jurnal Experimental Biology.(viva.co.id)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *