Minggu , 28 Februari 2021
Home / Kesehatan / Cegah Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Ini

Cegah Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Ini

Musim hujan menjadi ‘surga’ bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak dan menginfeksi manusia. Berbagai risiko penyakit yang mengintai bisa berupa diare, infeksi kulit, hingga leptospirosis yang ditularkan oleh kencing tikus.

Infeksi penyakit selama musim hujan akan menjadi masalah baru di tengah bencana banjir yang menerjang. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI drg. Oscar Primadi. MPH meminta agar masyarakat melakukan beberapa pencegahan agar terhindar dari risiko penyakit selama musim hujan.

1. Jaga Pola Makan
Asupan gizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat. Seseorang yang kekurangan nutrisi berisiko terinfeksi penyakit karena daya tahan tubuh menurun dan kuman penyakit lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, Anda harus memenuhi kebutuhan zat gizi dengan memperhatikan pola makan sehat yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah-buahan.  Jika diperlukan, konsumsi probiotik juga harus dilakukan sehingga dapat melawan bakteri jahat pemicu diare. Sumber probiotik bisa berupa yogurt, tahu, tempe atau fermentasi sayuran seperti acar.

2. Olahraga
Di musim hujan, sistem kekebalan tubuh harus dijaga untuk menangkal serangan penyakit. Olah raga merupakan cara sederhana dan mudah, namun besar manfaatnya. Lakukan latihan fisik minimal selama 30 menit untuk mengaktifkan sel darah putih yang berfungsi melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

3. Jaga Kualitas Tidur
Tidur merupakan waktu dimana tubuh dapat memulihkan seluruh organ setelah bekerja keras seharian. Jika Anda tak memenuhi durasi tidur yang dibutuhkan, maka organ tak pulih secara maksimal. Akibatnya daya tahan tubuh pun  menurun dan risiko penyakit menghampiri.

4. Kelola Stres
Stres mendorong produksi hormon kortisol yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Padahal saat musim penghujan seperti saat ini, banyak hal yang dapat memicu stres, seperti terlambat tiba di kantor, hingga banjir yang mungkin menghampiri tempat tingga kita. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, tetaplah tenang dan kelola stres agar tidak berujung pada infeksi penyakit.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *