Senin , 1 Maret 2021
Home / Sumenep / Bupati Sumenep Kibuli Demo PKL

Bupati Sumenep Kibuli Demo PKL

focusmadura.com-ratusan PKL kepun kantor Pemkab Sumenep

Beralasan Sakit Pada PKL, Bupati Busro Hadiri Audensi Alumni Unija Di Kantornya

Sumenep- Pagi tadi sekitar pukul 09.00WIB ratusan pedagang kaki lima (PKL) lapangan giling Sumenep, mengepung kantor Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, dalam rangka melakukan aksi unjuk rasa terkait kondisi lokasi baru yang dianggap malah merugikan pedagang.

Sejumlah ratusan PKL lapangan Giling pada unjuk rasa yang digelar tadi pagi, bisa dikatakan pulang dengan tangan hampa atas apa yang dituntutnya teradap pihak Pemkab Sumenep, karena mulai sekretaris daerah (dengan keterangan tidak jelas), Wakil Bupati (kunjungan kerja), dan Bupati Sumenep (dengan keterangan sakit), tidak dapat ditemui para demonstran, sehingga massa pun melakukan sweeping ke masing-masing ruangan ketiga pejabat daerah tersebut.

Pada aksi unjuk rasa ini, Farid, koordinator aksi, mengatakan bahwa pihaknya, menegaskan akan kembali berjualan di taman Adipura Sumenep, selain itu dirinya melakukan sweeping ke ketiga ruang pejabat daerah kabupaten Sumenep, karena merasa tidak puas atas aksi nya kali ini.

Selain itu pihaknya mengaku merasa kecewa, pasalnya pada saat melakukan unjuk rasa, yakni tepat pada jam efektif kedinasan, Bupati Sumenep Busyro Karim, yang mengambil kebijakan relokasi PKL ini, sedang tidak ada di tempat,yakni dengan alasan sakit.

“ kami sangat kecewa karena tidak ditemui oleh Bupati Sumenep “, cetusnya.

Pada saat aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan PKL Lapangan Giling ini, pihak pemkab yang diwakili oleh, Kepala dinas perindustrian dan perdagangan Saiful Bahri dan Asisten Pemerintahan Pemkab Sumenep Sustono, melakukan dialog dengan para demonstran di aula Pemkab Sumenep, dan dengan tegas, Asisten Pemerintahan Pemkab Sumenep, Sustono, menyatakan bahwa bapak Bupati sedang sakit, dan Bapak Wakil Bupati sesuai dengan surat tembusan kementrian dalam negeri, bahwa sedang melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

Tanpa hasil yang signifikan dari forum dialog antara pengunjuk rasa dengan pihak perwakilan Pemkab tersebut, akirnya para demonstran yang kecewa usai tidak dapat menemui Bupati dikantornya pun, akhirnya mengakhiri aksi nya, dengan membubarkan diri dengan tertib.

Menanggapi persoalan itu, Bupati Sumenep Busro Karim, usai menghadiri audiensi dengan Alumni Universitas Wiraraja di kantor pemerintah Kabupaten Sumenep, terkait polemik Unija yang tak kunjung usai, menyatakan bahwa keputusan relokasi PKL tersebut telah bersifat final, dan tidak dapat dirubah lagi. Dengan kata lain, kebijakan yang telah diambilnya telah sesuai dengan Perda, bahwa area taman Adipura merupakan ruang terbuka hijau, jadi tidak boleh ada kegiatan perdagangan disana.

“ sesuai dengan peraturan pemerintah daerah, ya di lapangan Giling lah arah kebijakan pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menyediakan lahan perdagangan dan memfasilitasi PKL “, tegasnya.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *