Minggu , 24 Oktober 2021
Home / Sumenep / Berdalih Sanksi Pt Trisna Dicabut, Lpse Sumenep Akui Perbolehkan Ikut Tender  

Berdalih Sanksi Pt Trisna Dicabut, Lpse Sumenep Akui Perbolehkan Ikut Tender  

 

focusmadura.com-doc

LPSE Sumenep Cuci Tangan Soal  Tender Proyek Pembangunan Gedung RSUD Moh Anwar

Sumenep-Kisruh pelelangan tender proyek pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar, Layanan Pengadaan Secara Elektroni (LPSE), bantah ikut menetapkan PT Trisna Karya, sebagai calon pemenang dalam tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar Kabupaten Sumenep.

Kepala Layanan Pengadaan Secara Elektronik LPSE Kabupaten Sumenep Agus Dwi Putra membantah telah ikut menetapkanPT Trisna Karya sebagai pemenang dalam tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar, karena proses tendernya transparan dan terbuka kepada publik.

Menurutnya dalam sebuah proses tender mirip sebuah perlombaan, dimana dalam sebauh perlombaan akan menentukan satu pemenang, hal tersebutlah yang memicu permasalahan karena dari proses penentuan pemenang pihak yang kalah akan mencari permasalahan.

“Proses pelelangan semua dari SKPD mas, disni cuman prosesnya, kami sudah sangat transparan karena mengenai data dapat di akses di web kami, jika ada pelanggaran silahkan dilaporkan’terangnya Kamis (26/05/2016).

Ia menjelaskan yang menentukan syarat-syarat tender, dan menentukan proses penetapan tender yaitu Kelompok kerja (Pokja), yang dimabil dari seluruh Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) masing-masing 5 orang.

“Setelah proses lelang pemenangnya ditentukan kontrak dan pencairan di SKPD bukan disini mas, saya selau ketua ULP tidak bisa masuk karena tidak punya ID pasword, yang meluluskan pokja,”terangnya.

ia menambahkan setelah proses tender selesai pemenangnya sudah ada pihaknya tidak ada keterkaitan lagi dengan pihak pememenag tender pembanguann Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar Sumenep.

Dikatakanya pemenang tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar tersebut,ia mengakui memang bermasalah tetapi bukan di Kabupaten Sumenep, akan tetapi diluar kota, meskipun pernah bermasalah tetap bisa ikut  proses pelelangan tender.

“karena PT tersebut sudah di beri sangsi selama 2 tahun untuk tidak mengerjakan proyek, dan sangsi tersebut sudah dicabut, setelah itu bebas lagi,”ucapnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *