Senin , 1 Maret 2021
Home / Sumenep / Bangunan Liar Diatas Selokan Ternyata Milik Anggota DPRD Sumenep

Bangunan Liar Diatas Selokan Ternyata Milik Anggota DPRD Sumenep

Sumenep – Peraturan dibuat untuk diindahkan atau ditaati oleh seluruh lapisan element masyarakat, namun berbeda dengan di Kabupaten Sumenep, Madura, dimana salah satu Anggota DPRD Sumenep, Ruqi Abdillah, didapati diduga menyalahi peraturan daerah, yakni dengan mendirikan bangunan permanen diatas selokan milik pemerintah daerah, yang tepatnya berada di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, disekitar lingkungan menuju wisata Ker Mata.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Sumenep Abd Majid, yang menurutnya bahwa bangunan yang berdiri diatas infrastruktur milik pemerintah itu tidak dibenarkan, karena dikhawayirkan akan semakin memperburuk fungsi dan manfaatnya.

” bangunan tersebut sudah sangat jelas menyalahi, jadi kami mohon pihak pemilik bangunan tersebut untuk segera melakukan pembongkaran “, kata Abd Madjid.

Madjid juga menuturkan bahwa, semenjak pihaknya mengetahui bangunan yang menyalahi aturan tersebut, pihaknya telah menempuh prosedur administrasi peneguran, yang hingga kini telah sampai pada surat panggilan yang ketiga kalinya.

Selain itu, pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Sumenep, untuk memastikan persoalan tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Sumenep, dan bangunan tersebut memang melanggar, dan juga sejak awal pendirian bangunan tersebut, pihak pemilik juga belum mengajukan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

” kami sudah memastikan bahwa bangunan tersebut melanggar “, ungkap Madjid.

Menanggapi persoalan tersebut, politisi PKB yang juga anggota Komisi III DPRD Sumenep, Ruqi Abdillah, mengakui kesalahan nya sebagai pemilik bangunan tersebut, dan dirinya telah menghentikan proses pembangunannya, dan siap untuk melakukan pembongkaran.

” saya tahu kalau itu salah, jadi sudah saya hentikan yang nantinya akan dibongkar “, jelas Ruqi.

Sedangkan ketika ditanya kapan akan dibongkar, Ruqi Abdillah mengaku masih akan menunggu kesiapan pekerja nya, karena para pekerja nya pun masih sibuk dengan pekerjaan lainnya, sehingga Ruqi belum dapat memastikan kapan bangunannya tersebut dibongkar.

” akan saya bongkar sendiri, namun masih menunggu kabar dari pekerja saya “, pungkas Ruqi Abdillah.(Zar/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *