Rabu , 19 Mei 2021
Home / Kepulauan / Angkut Sembako Dan Barang Pengadaan Mebeller 18 M, Kapal Ini Karam Tabrak Karang

Angkut Sembako Dan Barang Pengadaan Mebeller 18 M, Kapal Ini Karam Tabrak Karang

Warga endus adanya penyimpangan di pengadaan barang mebeller 18 M, karena tidak sesuai prosedur

Sumenep- Kapal yang mengangkut 560 buah tabung elpiji berukuran 3 kg dan barang pengadaan mebeller 18 Milliard, yang diketahui milik H Isnan warga desa Kalisangka ini tenggelam di perairan pulau raas Sumenep madura-jawa-timur. diduga kapal menabrak karang hingga bagian depan kapal bocor dan tenggelam.

belum diketahui pasti berapa kerugian yang di alami, namun barang barang muatan yang berupa elpiji dan alat kelengkapan sekolah  ikut tenggelam bersama kapal.

Kabag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin mengatakan Kapal yang bermuatan elpiji dan beberapa alat sekolah ini berlayar dari pelabuhan Kalianget menuju Pulau Raas kemarin.

“beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, semua ABK termasuk nahkoda berhasil menyelamatkan diri dengan di bantu perahu nelayan setempat, dan hingga saat ini kapal sedang tahap evakuasi”, ungkapnya.

Menanggapi atas insiden karamnya kapal di pulau Ra’as, Anis Makki, aktifis anti korupsi, menjelaskan bahwa muatan kapal tersebut salah satunya adalah proyek mebeller yang bernilai 18 Milliard rupiah, yang menurut pantauannya atas insiden karamnya kapal tersebut, bahwa lebih dari separuh barang pengadaan proyek mebeller dinas pendidikan 80 persen rusak, yakni seperti meja siswa dan meja guru.

Menurutnya bahwa pengiriman pengadaan barang tersebut tidak sesuai prosedur yang benar, dimana dalam kondisi tersebut pihak CV pemenang tender mendistribusikan barang tidak diserahkan terlebih dahulu ke dinas pendidikan Kabupaten Sumenep, melainkan langsung mengirimkan barang tersebut ke sekolah masing-masing, dan tanpa melalui tahapan registrasi dan lebelisasi dari Disdik Sumenep, sehingga nantinya keberadaan barang daripengadaan mebeller tersebut, berpotensi untuk digelapkan, karena tidak di inventarisir.

“ ini menandakan adanya dugaan penyimpangan di pihak CV pemenang tender proyek pengadaan mebeller 18 Milliard, karena kenapa kok tidak melalui Disdik setempat, yang jelas ini barang bermasalah, sehingga terkesan di pingit dari pantauan semua kalangan masyarakat “, tegas Anis.(faris/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

Seorang kakek di Sapeken Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur

SUMENEP, Focusmadura.com – Seorang Kakek berinisial HM, warga Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa timur, diamankan …

Pengasuh Ponpes Al-Ikhsan Sapeken Beri Dukungan Fauzi Eva, Ini Alasannya

Sumenep -, Berbagai dukungan dari seluruh element masyarakat Sumenep untuk Fauzi-Nyai Eva terus mengalir, baik …

Warga Sepudi Dikejutkan Sosok Pejabat Muda Ini Saat Diperjalanan Melawan Badai Diatas Perahu

Sumenep- Sekitar pukul 11.00 WIB bertolak dari pelabuhan Dungkek Sumenep, perahu layar motor yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *