Rabu , 16 Juni 2021
Home / Sumenep / Anggaran Perdin 3 SKPD Dan Sekretariat DPRD Capai Rp.53 Milliard, Sumenep Tak Ada Perubahan Signifikan

Anggaran Perdin 3 SKPD Dan Sekretariat DPRD Capai Rp.53 Milliard, Sumenep Tak Ada Perubahan Signifikan

focusmadura.com-apel PNS Pemkab Sumenep

Dinilai Anggaran Perdin Tidak Rasional, Gubernur Jatim Tegur Pemkab Sumenep Lewat Surat

Sumenep- Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam salah satu evaluasinya terkait Raperda Perubahan APBD 2016, menerangkan bahwa anggaran perjalanan dinas (PERDIN) Kabupaten Sumenep sangat tidak rasional, karena pada APBD perubahan 2016, anggaran Perdin mengalami kenaika, yani sebesar Rp. 12,1 Milliard, dimana pada APBD murni, untuk perdin, Kabupaten Sumenep telah menganggarkan nya sebesar Rp.40,9 Milliard, dengan total jumlah Rp. 53 Milliard untuk anggaran Perdin saja.

Tercatat pada evaluasi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, bahwa penambahan anggaran perdin tersebut, penonjolannya hanya di beberapa dinas saja, seperti Dinas Kesehatan, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan dan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep. Atas kondisi tersebut, Soekarwo berharap bahwa anggaran Perdin sebaiknya diarahkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti program kerakyatan berdasarkan skala prioritas.

Menanggapi surat dari orang nomor satu di Jawa Timur, Pemerintah kabupaten Sumenep, melalui Sekdakab, Hadi Soetarto menerangkan bahwa surat catatan Gubernur Jawa Timur pada Rapeda Perubahan APBD 2016 tersebut, hanya masih sekedar menanyakan saja, “ Timgar Pemkab dan Banggar DPRD Sumenep akan merumuskan jawaban teguran pak Gubernur tersebut, terkait anggaran Perdin tersebut ‘, ungkap Soetarto.

Sementara itu menurut aktifis anti korupsi, Bagus Junaedi, bahwa persoalan tersebut proses nya harus transparan dan terpublish ke masyarakat, karena anggaran tersebut merupakan uang negara, sehingga tidak ada fitnah tentang berbagai isu yang nantinya akan berkembang.

“ yang jelas dengan kondisi Kabupaten Sumenep saat ini, anggaran perdin tersebut harus clear, karena hingga saat ini masih banya program pemerintah yang belum tercapai dengan baik, lalu uang sebanyak itu buat apa saja peruntukannya? “, Tanya Bagus.

Bagus Junaedi menambahkan bahwa pihak-pihak yang berwenang dalam pengawasan dan penindakan penyelewengan-penyelwengan anggaran Negara, Juga harus ikut mengawalnya, karena berbagai kemungkinan dapat terjadi dalam membengkaknya anggaran Perdin Pemkab Sumenep,

“ pihak terkait yang berkompetensi untuk mengawasi anggran Negara pada persoalan ini, jangan hanya sekedar nunggu bola lah, karena mencegah lebih baik daripada mengobati nya, toh jika memang peruntukan Perdin itu benar, terus mana hasil yang didapatkan selama anggaran tahun 2016, ini SKPD bisa kerja apa tidak ?“, tegas Bagus Junaedi.(faris/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *