Sabtu , 6 Maret 2021
Home / Kesehatan / Anak Sekarang Lebih Mudah Depresi Dibandingkan Anak Zaman Dulu

Anak Sekarang Lebih Mudah Depresi Dibandingkan Anak Zaman Dulu

Anak yang mendapatkan tekanan dalam pelajaran dan juga tuntutan dalam memenuhi keinginan orang tua bisa jatuh pada kondisi depresi, kata dokter spesialis kesehatan jiwa Diah Setia Utami.

“Depresi pada anak-anak tidak bisa dianggap remeh. Seringkali kita tidak percaya, masa sih anak-anak bisa stres,” kata Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI) dr Diah Setia Utami SpKJ di Jakarta, Kamis.

Diah mengatakan justru pada saat ini anak-anak cenderung bisa lebih stres ketimbang anak-anak era terdahulu.

Depresi pada anak bisa dipicu dari tuntutan pelajaran di sekolah dan juga bisa dari tuntutan orang tua.

Orang tua sering kali menganggap anak sebagai prestise untuk diperlihatkan kepada orang lain dengan berbagai macam prestasinya. Namun bila kemampuan anak terbatas, tuntutan orang tua tersebut bisa membuatnya depresi.

“Sangat memungkinkan anak jatuh pada depresi karena tuntutan lingkungannya,” kata dia.

Psikolog dari Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi) Pelita Sinaga mengungkapkan suatu studi di Kota Surabaya yang menunjukkan 68 persen orang yang depresi di kota pahlawan tersebut dialami oleh remaja.

Pelita memaparkan faktor yang sangat mempengaruhi keadaan depresi ialah faktor relasi sosial.

Remaja yang tidak bisa mengikuti perkembangan ataupun gaya hidup pada lingkungan sosialnya bisa berpengaruh pada tingkat stres dan menjerumuskannya pada depresi.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *