Kamis , 4 Maret 2021
Home / Lifestyle / Ajarkan Budaya Mengantre pada Anak Melalui Permainan

Ajarkan Budaya Mengantre pada Anak Melalui Permainan

Budaya mengantre yang kerap dilanggar menunjukkan adanya proses pembentukan karakter yang terlewat pada diri seseorang saat kecil. Padahal, menurut psikolog Anna Surti Ariani, media pembelajaran salah satu keterampilan sosial ini bisa dilakukan lewat permainan.

Ya, menurut psikolog yang akrab disapa Nina ini, melakukan permainan yang menuntut budaya mengantre bisa menjadi cara memupuk karakter positif pada anak hingga dewasa.

“Anak bisa mengenal beberapa keterampilan sosial saat bermain. Termasuk ketika anak bergantian dan mengantre menaiki permainan flying fox mini misalnya, anak akan dilatih kesabarannya dalam menunggu dan mengantre,” ujar dia pada temu media ‘Dunia Sahabat SGM Eksplor’ di Kota Kasablanka Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Dalam masa tumbuh kembang ini, Nina menambahkan, penting bagi orangtua untuk mengasah keterampilan sosial anak agar nantinya lebih mudah diterima oleh siapapun di lingkungannya. Anak juga lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain, percaya diri dan meraih prestasi lebih optimal.

Menyadari pentingnya keterampilan sosial pada anak, SGM Eksplor meluncurkan kampanye ‘Lengkapi Nutrisinya, Jadikan Dunia Sahabatnya’. Melalui kampanye ini, beberapa mal dilengkapi dengan arena permainan yang dirancang untuk menunjang faktor psikologis dan saraf motorik anak.

“Di Mall Kota Kasablanka ini, orangtua bisa membawa serta anak-anak mereka untuk bermain sembari mengasah keterampilan sosialnya sehingga dapat mendorong si kecil tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan menonjol di antara teman-temannya,” tambah Senior Brand Manager SGM Eksplor Astrid Prasetyo. (suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Dunia Pariwisata Sumenep Menjadi Primadona Bagi Wisatawan Asing

Sumenep – Kunjungan ratusan wisatawan asing ke Kabupaten Sumenep mulai menggeliat, terbukti pada trip ke dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *