Jumat , 26 Februari 2021
Home / Nasional / Ahok Sengaja Tak Undang Para Kyai, Tak Ingin Mereka Di-Bully

Ahok Sengaja Tak Undang Para Kyai, Tak Ingin Mereka Di-Bully

Calon gubernur Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), punya banyak teman kyai, tetapi sengaja tidak mengundang mereka untuk menghadiri acara-acara Ahok, terutama menjelang pilkada Jakarta periode 2017-2022. Ahok tidak ingin para tokoh agama Islam yang terhormat diejek karena dianggap mendukung pemimpin non muslim.

“Saya bukan nggak mau ngundang. Saya punya teman kyai banyak. Saya punya tema kyai di Jawa Timur banyak, saya nggak enak kalau beliau di-bully,” kata Ahok ketika bertemu Gus Sholeh MZ di markas kampanye, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).

Gus Sholeh merupakan tokoh agama dari Surabaya, Jawa Timur. Dia dulu pernah menjadi tim sukses Ahok ketika maju menjadi calon bupati di pilkada Belitung Timur periode 2005-2010. Hari ini, dia mendadak datang ke markas kampanye untuk memberikan dukungan moral kepada Ahok yang sekarang menghadapi tuduhan menistakan agama.

Ahok kemudian mengungkapkan ketika Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukungnya maju di pilkada Belitung Timur, Gus Dur juga di-bully sebagian warga.

“Dulu Gus Dur saja di-bully karena bela saya. Saya pikir, saya bukan tidak hormat pada kyai. Saya nggak suka memanfaatkan teman-teman untuk kepentingan pribadi. Ini (Gus Sholeh) nggak kasih tahu saya mau datang, tiba-tiba nongol,” ujar Ahok.

Gus Sholeh kemudian mengaku tak diundang Ahok untuk datang ke markas kamapnye. Dia datang karena atas prakarsa relawan Ahok bernama Negeriku Indonesia Jaya.

“Pak Ahok itu dulur saya, saya bilang (kepada relawan Negeriku Indonesia Jaya) kamu dukung Ahok jangan minta proyek, tapi harus lillahi ta’ala. Saya bilang kalau lillahi ta’ala, saya datang,” kata Gus Sholeh.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

KPK Tangkap Tangan 6 Hakim dan Panitera PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penegak hukum. …

Ini Penjelasan BMKG Terkait Kabar Gempa Surabaya-Madura

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara mengenai maraknya kabar yang beredar tentang potensi …

Mendikbud dukung usulan Senapati Nusantara soal Hari Keris Nasional

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendi menerima audiensi Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji …

Warga Sumenep Antusias Sambut Bakal Cawapres Nomor Urut Dua 2019

Sumenep-, Ribuan warga Sumenep, Madura – Jawa Timur antusias sambut kedatangan Cawapres Paslon nomor urut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *