Rabu , 12 Mei 2021
Home / Nasional / Ahok Bersitegang dengan Pengusaha: Bapak Jangan Nuduh Saya

Ahok Bersitegang dengan Pengusaha: Bapak Jangan Nuduh Saya

Nada suara calon gubernur Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meninggi ketika menerima pengaduan dari warga bernama Lourda Hutagalung (60) di markas kampanye Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Ketika itu, Lourda mengadu tentang masalah zonasi di tempat usaha kosmetik yang terletak di Jalan Perjuangan Raya, Jakarta Barat.

Lourda mengatakan setelah ada perubahan peruntukan, para pengusaha menjadi semakin sulit mendapatkan izin, di antaranya izin domisili.

“Bagaimana mungkin saya mau buat bapak ibu bangkrut. Kalau sudah percaya itu, jangan mau dibodohi oknum korup,” ujar Ahok menanggapi pengaduan Lourdia.

Ahok kemudian meminta Lourda untuk berkomunikasi dengan staf Ahok bernama Nata Nael.

Ahok tak dapat menutupi kecurigaannya kepada Lourdia.

“Kadang-kadang saya suka suudzon, yang datang ke saya kadang koordinator, kadang-kadang atau yang melanggar,” ujar dia.

Namun, kata Ahok tak tertutup kemungkinan ada oknum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bermain dengan mengubah zonasi tata ruang. Sebab, kasus semacam itu kerap dilakukan oknum untuk mencari uang secara ilegal.

“Ada rumah orang baik-baik kuning, tiba-tiba jadi merah, dimana otaknya? Ada rumah orang kuning, tiba-tiba jadi hijau, bisik, bisik. kami bisa ubah,” kata dia.

Ucapan Ahok kepada Lourdia lama-lama bernada tuduhan.

“Pengusaha ini sebenarnya lebih suka nyogok. Tapi, ketika diperas kebanyakan, akhirnya ngeluh,” kata Ahok.

Mendengar ucapan Ahok, Lourda emosional. Dia tidak terima disebut menyogok pejabat.

Dengan menggunakan microphone, Lourdia meminta Ahok jangan sembarangan menuduhnya.

“Saya sudah berapa hari di sini, gara-gara saya nggak mau nyogok, bapak jangan nuduh saya. Saya sudah nyumbang (buat kampanye) Ahok saja sudah berapa,” kata Lourda yang disusul teriakan “huuu” dari pendukung Ahok.

“Sabar bu, sabar dulu ya, ibu sabar dulu,” kata Ahok.

Ahok mengaku heran kenapa Lourdia melaporkan kasus tersebut hari ini ketika Ahok sudah cuti dari jabatan gubernur untuk kampanye. Menurut Ahok seharusnya masalah tersebut bisa langsung disampaikan kepada Ahok di Balai Kota.

“Makanya saya bingung. Setiap pagi, setengah delapan saya siapkan kursi untuk nerima orang yang (di Balai Kota). Saya bingung saya sudah cuti ngoceh-ngoceh, bingung saya,” kata Ahok.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

JALIN KEBERSAMAAN, PT GARAM GELAR SILATURAHMI VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

www.focusmadura.com-, Bulan Ramadhan kali ini berbeda dengan bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Begitu pula acara Halal Bi …

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *