Selasa , 2 Maret 2021
Home / Nasional / Said Abdullah: Antrean Panjang Penyebab Utama Banyaknya Haji Ilegal

Said Abdullah: Antrean Panjang Penyebab Utama Banyaknya Haji Ilegal

VEROS AFIF-SAID ABDULLAH-ANGGOTA DPR-RI FRAKSI PDIP

Pemerintah Saudi Arabia Gagal Dalam Menentukan Kuota Haji Indonesia

Polemik usai ditangkapnya calon jama’ah haji Indonesia yang ditangkap oleh petugas kepolisian Filipina ternyata tidak semata-mata kesalahan para calon jama’ah haji tersebut, hal tersebut dikemukakan oleh Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan, MH Said Abdullah.

Di sela-sela kunjungan kerja di Pulau Madura 27/08/2016 di salah satu Universitas swasta di Madura, Said Abdullah dengan tegas menyatakan persoalan tersebut merupakan danpak dari minimnya kuota Haji bagi Indonesia, dimana selama ini Indonesia merupakan negara tertinggi dari sisi jumlah calon jama’ah haji di setiap tahunnya.

Menurutnya dua kota suci di Arab Saudi, yaitu Madinah dan Makkah harus di internalisasi oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), sehingga antrean untuk warga Indonesia tidak panjang, karena hingga saat ini antrean untuk pergi haji hingga tahun 2035, dan pendaftarnya pun saat ini telah berumur 60 tahun lebih, “ apa adil untuk calon jama’ah haji di Indonesia, jika dengan antriannya sepannjang itu “, tanya nya.

“ saya sudah pernah bertemu dengan sejumlah tokoh di arab saudi untuk membicarakan persoalan ini sedari dulu, namun realita nya pemerintahan Arab Saudi tidak adil dalam pembagian kuota haji, Indonesia disama ratakan dengan negara lain yang jumlah calon jama’ah haji nya lebih sedikit “, ungkapnya.

” yang jelas dengan ditangkapnya ratusan calon jama’ah haji Indonesia oleh beberapa negara tersebut, ini merupakan kegagalan pemerintah Arab Saudi membagi kuota Haji “, tegasnya.

177 Jama’ah haji ilegal tersebut tidak salah secara hukum agama Islam dengan niatannya untuk pergi haji melalui Filipina, namun secara hukum positif memang salah, “ jadi dalam persoalan ini organisasi kerja sama Islam (OKI) harus bertanggungjawab “, terangnya.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

KPK Tangkap Tangan 6 Hakim dan Panitera PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penegak hukum. …

Ini Penjelasan BMKG Terkait Kabar Gempa Surabaya-Madura

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara mengenai maraknya kabar yang beredar tentang potensi …

Mendikbud dukung usulan Senapati Nusantara soal Hari Keris Nasional

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendi menerima audiensi Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji …

Warga Sumenep Antusias Sambut Bakal Cawapres Nomor Urut Dua 2019

Sumenep-, Ribuan warga Sumenep, Madura – Jawa Timur antusias sambut kedatangan Cawapres Paslon nomor urut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *