Selasa , 9 Maret 2021
Home / Nasional / 13 Korban Hercules Jatuh di Papua Sudah Dievakuasi

13 Korban Hercules Jatuh di Papua Sudah Dievakuasi

Sebanyak 13 jenazah awak pesawat Hercules C 130 dengan kode penerbangan A-1334 yang naas sudah dievakuasi ke Wamena. Mereka tiba pukul 13.00 WIT setelah dievakuasi dari kawasan Gunung Lisuwa, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Minggu.

Setibanya di Wamena, jenazah yang sudah dimasukkan dalam 13 kantong itu langsung dibawa ke pos panglakan TNI AU Wamena.

Ke 13 korban yaitu Mayor (pnb) Marlon Kawer, Kapten (Png) J.Hontian Saragih, Lettu (Pnb) Hanggo Fitradhi, Lettu (nav) Arif Fajar Prayogi, Peltu Lukman Hakim,Peltu Suyata, Peltu Kusen, Sema Kudori, Peltu Agung Tri, Pelda Agung S dan Serma Fatoni serta Kapten Lek Rino. Kapten Lek Rino yang juga merupakan anggota TNI AU yang menumpang dari Timika.

Kepala Bandara Wamena Rasburhani mengatakan aktivitas dibandara Wamena tetap berlangsung normal.

“Aktivitas berlangsung normal, walaupun Minggu pagi sempat terjadi kecelakaan akibat pesawat Hercules milik TNI AU jatuh di Gunung Lisowa,” kata Rasburhani.

Sementara di Biak, keluarga pilot Mayor Pnb Marlon Kawer mendengar Hercules jatuh setelah sepulang dari gereja.

“Sepulang dari gereja ada utusan dari AURI yang memberi tahu berita duka tersebut,” kata adik Marlon, Olivia Kawer, Minggu (18/12/2016).

Olivia Kawer merupakan adik bungsu dari sang pilot pesawat Hercules naas yang yang jatuh di sekitar Gunung Lisuwa, Kampung Maima, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu pagi.

Sebelum menerima informasi dari AURI, berita duka sudah terlebih dahulu diterima dari istri almarhum yang tinggal di Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut Olivia, tidak ada tanda-tanda yang diisyaratkan almarhum yang merupakan ayah dua anak yang bermukim di Malang.

Mayor Pnb Marlon Kawer merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Raymond Hendrik Kawer dan Ester yang beralamat jalan Selat Makasar, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Kini, proses evakuasi sedang berlangsung di lokasi jatuhnya pesawat Hercules itu.

Pesawat Hercules itu pada Minggu 18 Desember 2016 pukul 05.34 WIT bertolak dari Bandara baru Mozes Kilangin di Timika, Kabupaten Mimika, tujuan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, membawa bahan bangunan jenis semen, dan 12 kru serta satu penumpang.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

KPK Tangkap Tangan 6 Hakim dan Panitera PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap penegak hukum. …

Ini Penjelasan BMKG Terkait Kabar Gempa Surabaya-Madura

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara mengenai maraknya kabar yang beredar tentang potensi …

Mendikbud dukung usulan Senapati Nusantara soal Hari Keris Nasional

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendi menerima audiensi Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji …

Warga Sumenep Antusias Sambut Bakal Cawapres Nomor Urut Dua 2019

Sumenep-, Ribuan warga Sumenep, Madura – Jawa Timur antusias sambut kedatangan Cawapres Paslon nomor urut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *