Minggu , 1 Agustus 2021
Home / Sumenep / Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

focusmadura.com-jalan rusak desa karang anyar-pinggirpapas

Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

Sumenep- Jalur utama jalan pedesaan Karang-anyar – Pinggir papas, sepanjang 3 kilo meter rusak parah dan bahayakan pengguna jalan.  pasalnya hampir hampir  10 tahun tak ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Masdura, Warga desa Karang-anyar  kecamatan Kalianget  Kabupaten Sumenep Masdura, mengeluhkan kondisi jalan di desanya, sampai saat hampir rusak total, kerusakan jalan jalan utama penghubung ke jalur kota  Sumenep, sudah kurang lebih 10 tahun tak ada perbaikan sama sekali dari pemerintah  Sumenep.

Ia menambahkan warga setempat sempat mengadakan patungan membeli batu bata  keci-kecil untuk menutupi lubang pada badan jalan yang telah hancur, namun upaya yang dilakuakan oleh warga  bukan membuat bagus malah sebaliknya.

“Kondisi jalannya sangat berbahaya bagi pengendara motor, kalau tidak berhati-hati, jatuh apa lagi pas malam hari harus pelan-pelan agar tidak terperosok,”keluhnya.

focusmadura.com-jalan rusak desa karang anyar-pinggirpapas

Lebih lanjut Masdura menjelaskan kondisi jalan sangat memprihatinkan pada saat usai hujan lebat hampir seluruh jalan berisi dengan air lumpur, yang bercampur dengan kerikil kecil-kecil. Ia berharap pemerintah Kabupaten dapat memperhatikan kodisi jalan tersebut setidaknya ada solusi perbaikan.

Hal serupa juga keluhkan oleh warga desa Pinggir-papas Moh Basri, mengatakan kondisi jalan tersebut bukan lagi rusak akan tetapi sudah hancur total, terutama jalan yang berdekatan dengan rumah warga apabila sehabis hujan langsung tergenang oleh air.

Mengenai jalan tersebut menurutnya warga setempat saat ini hanya berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan agar warga tidak lagi cemas ketika melintas.

“ jalan ini bukan rusak, tetapi sudah hancur ”, cetus Basri.

Moh. Basri menambahkan, bahwa di sepanjang jalan penghubung dua desa, yaitu antara desa pinggirpapas dan karang anyar, merupakan desa penghasil Garam, “ yang seharusnya pemerintah daerah lebih memprioritaskan infrastruktur, bukan malah mengabaikannya “, imbuhnya.(sym/ros/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *